Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Apr 2020 07:51 WIB

Mau Dapat Keringanan Cicilan Pinjol? Begini Caranya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Pinjam Online Foto: Pinjam Online (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Tak hanya perbankan dan multifinance yang memberikan keringanan cicilan untuk para nasabahnya, layanan financial technology (fintech) peer to peer lending juga memberikan keringanan untuk borrower atau peminjam.

Asosiasi menyebut jika keringanan yang diberikan untuk borrower akan berbeda dengan yang diberikan oleh bank. Hal ini karena fintech merupakan platform yang mempertemukan pemilik dana (lender) dan peminjam (borrower). Sehingga dalam proses restrukturisasinya harus ditemukan kesepakatan.

Apa saja syaratnya?

Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI Tumbur Pardede menjelaskan ada beberapa kriteria mendasar yang diberlakukan bagi peminjam yang ingin mengajukan permintaan restrukturisasi pinjaman.

"Peminjam wajib membuktikan sebagai pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19 yang tidak memiliki kemampuan pembayaran pinjaman saat jatuh tempo, namun masih memiliki sumber penghasilan di waktu mendatang serta memiliki itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya," kata Tumbur dalam video conference, di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Dia mengungkapkan, peminjam harus memiliki status cicilan yang lancar sebelum tanggal 2 Maret 2020. Kemudian, pengajuan permintaan restrukturisasi pinjaman harus beberapa waktu lamanya sebelum jatuh tempo pembayaran pinjaman.

Tumbur menambahkan, saat ini tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengatur tata cara restrukturisasi pinjaman yang berlaku terhadap penyelenggara Fintech P2PL.

Pinjaman melalui penyelenggara Fintech P2PL merupakan kesepakatan perdata antara Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman, sehingga perubahan ketentuan-ketentuan didalamnya tunduk pada ketentuan dalam Perjanjian Pinjaman terkait, serta persetujuan Pemberi Pinjaman dan Penerima Pinjaman terkait.


"AFPI sebagai asosiasi penyelenggara Fintech P2PL senantiasa mendukung kebijakan pemerintah terkait restrukturisasi pinjaman dan menghimbau kepada anggota AFPI untuk ikut berpartisipasi secara aktif membantu dan meringankan masyarakat pengguna platfom Fintech P2PLyang merugi atas dampak wabah Covid-19," ujar Tumbur.

Berapa perusahaan pinjol yang ikut ambil bagian?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com