Begini Cara Menambang Bitcoin, Mau Coba?

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 24 Feb 2021 15:07 WIB
Motherboards are pictured in Bitminer Factory in Florence, Italy, April 6, 2018. Picture taken April 6, 2018. REUTERS/Alessandro Bianchi
Mesin Penambang Bitcoin cs/Foto: Reuters
Jakarta -

Pergerakan harga Bitcoin kini mendapat perhatian banyak orang. Untuk memiliki uang digital ini ada beberapa cara, yaitu dengan cara menambang Bitcoin dan membeli langsung di situs yang melayani penjualan uang kripto.

Saat ini investor besar sudah berani menanamkan dananya di uang digital yang paling populer di dunia ini. Harga Bitcoin kini berhenti meroket setelah terus meningkat dari awal tahun dan mencetak rekor.

Awal pekan ini, harga Bitcoin menyentuh level Rp 800 jutaan. Berdasarkan data Reuters (22/2) harga Bitcoin naik ke US$ 58.354 atau Rp 816,9 juta per keping (kurs Rp 14.000).

Bagi pemula yang ingin memiliki dengan cara menambang Bitcoin, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sebab, menambang uang digital ini dengan sederet software dan pemecahan algoritma komputer, intinya membutuhkan perangkat komputer super canggih.

Mengutip Masterdc.com, Rabu (24/2/2021) ada beberapa prinsip yang harus dipenuhi oleh para pemula yang ingin Bitcoin dengan cara menambang. Pertama, dapatkan rig penambangan Bitcoin. Uang kripto ini ditambang oleh perangkat khusus berdasarkan algoritma yang sama, ini biasanya disebut chip application specific integrated circuit (ASIC).

Perangkat khusus ini dibanderol cukup mahal namun proses penambangan bisa dilakukan dengan cepat. Perlu diingat sangat sulit mendapatkan perangkat khusus ini karena permintaannya sangat tinggi.

Pada tahap ini, para pemula yang ingin memiliki dengan cara menambang Bitcoin pun harus memastikan ketersediaan listrik agar proses penambangan tidak terganggu, serta harus memiliki perangkat penyimpan data yang besar.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Simak juga Video: Membaca Dampak yang Timbul Usai Elon Musk Investasi ke Bitcoin

[Gambas:Video 20detik]



Kedua, memiliki dompet Bitcoin. Dompet digital ini akan menyimpan Bitcoin yang berhasil didapat dengan cara menambang. Dompet digital ini juga akan mengelola sumber Bitcoin itu dari mana. Sebab, setiap Bitcoin memiliki bentuk kode rahasia yang berasal dari kombinasi karakter unik.

Dompet digital ini juga seperti kartu rekening, yang nantinya bisa menerima Bitcoin dari seseorang dengan menyebutkan kode rahasia tersebut.

Ketiga, kerja sama dengan penambang lainnya. Banyaknya penambang besar di seluruh dunia dan menambang Bitcoin sendiri sejatinya tidak selalu menguntungkan. Oleh karenanya, solusi bagi para pemula yang ingin memiliki Bitcoin sebaiknya bekerja sama dengan penambang lain di banyak kolam penambangan.

Setelah berhasil mendapatkan Bitcoin, biasanya akan dibagi kepada para anggota sesuai dengan kekuatan yang diberikan. Pada prinsip ini, para anggota harus membayar biaya sekitar 0% sampai 2% kepada operator penambang dari setiap Bitcoin yang didapat.

Keempat, memiliki program penambangan di komputer. Setelah memiliki perangkat khusus, dompet digital, dan bergabung atau bekerja sama dengan penambang lain, sudah saatnya menambangkan program penambangan di komputer Anda.

Program ini nantinya menghubungkan Anda ke jaringan Blockchain dan Bitcoin. Secara umum, ada banyak program gratis yang digunakan untuk menambang Bitcoin. Program ini dapat dijalankan di hampir semua sistem operasional dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Prinsip cara menambang Bitcoin yang terakhir, atau yang kelima adalah mulai menambang. Setelah memiliki empat prinsip sebelumnya, Anda sudah bisa memulai menambang dan menghasilkan Bitcoin.

(ara/ara)