Mantan Petinggi Facebook Lebih Pilih Bitcoin Apa Emas? Ini Jawabannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 01 Okt 2021 17:00 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

CEO Social Capital, Chamath Palihapitiya mengatakan kalau saat ini investasi emas telah memiliki tandingannya yang kuat yakni Bitcoin. Kenapa begitu?

"Saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa Bitcoin telah secara efektif menggantikan emas, dan itu akan terus terjadi. Dan kapitalisasi pasar itu akan tumbuh," ujarnya optimis dikutip dari CNBC, Jumat (1/10/2021).

Sebelumnya, Palihapitiya pernah mengatakan awal tahun ini kalau nilai jual Bitcoin bisa mencapai US$ 200.000 suatu hari nanti. Sedangkan saat ini mata uang digital tersebut berada di level US$ 41.000.

Meski dia sangat meyakini kalau Bitcoin akan terus tumbuh dan berkembang, namun mantan eksekutif Facebook itu tidak dapat memperkirakan secara pasti bagaimana perkembangan kripto ke depan.

"Saya tidak tahu kemana perginya," kata Palihapitiya.

Palihapitiya mungkin tidak dapat memprediksi secara pasti ke mana arah harga Bitcoin selanjutnya, namun ia masih yakin melihat uang kripto tersebut bisa menjadi sangat besar.

"Saya adalah banteng intelektual yang besar. Itu bisa menjadi sangat besar. Kita semua harus memperhatikannya," jelasnya lagi.

Mengenai peraturan potensial dari Komisi Sekuritas dan Bursa, Palihapitiya mengatakan uang kripto hanya literasi dari internet dan akan sulit untuk diatur.

"Saya pikir sangat sulit untuk dibunuh," kata Palihapitiya.

"Ini benar-benar tanpa kepala. Ini sepenuhnya peer to peer. Saya pikir itu menakutkan dan menggembirakan," jelanya.

(ara/ara)