Daftar 13 Bank di Dunia yang Sudah Fasilitasi Aset Kripto

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 25 Jan 2022 17:50 WIB
Kripto Adalah Haram Sebagai Mata Uang, Ini Hasil Forum Ijtima Ulama MUI
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Negara di dunia perlahan mulai mengakui mata uang kripto (cryptocurrency) sebagai perkembangan digital sehingga sah digunakan sebagai alat pembayaran. Beberapa lembaga keuangan atau perbankan pun sudah mengelola dana investasi aset kripto untuk memfasilitasi nasabahnya.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (25/1/2022), setidaknya ada 13 bank di dunia yang telah masuk ke ruang kripto. Standard Chartered yang berbasis di London berada di posisi teratas dengan penilaian US$ 380 juta atau setara Rp 5,44 triliun (kurs Rp 14.330) dari putaran pendanaan.

Menurut perusahaan analitik Blockdata, 55% dari 100 bank terbesar di dunia berdasarkan aset yang dikelola berinvestasi secara langsung atau tidak langsung di perusahaan dan proyek yang terkait dengan mata uang digital dan blockchain.

Berikut daftar 13 bank yang telah mengelola dana investasi aset kripto:

1. Standard Chartered - US$ 380 juta dan 6 investasi

Investasi di bank termasuk jaringan blockchain Ripple, yang token XRP-nya memiliki kapitalisasi sekitar US$ 48 miliar. Hal itu menjadikannya cryptocurrency terbesar keenam berdasarkan nilai pasar.

2. BNY Mellon - US$ 321 juta dan 5 investasi

Di daftar BNY adalah Fireblocks, yang platformnya memungkinkan lembaga keuangan mengeluarkan, memindahkan, dan menyimpan cryptocurrency. Bank telah berinvestasi paling banyak di bidang penyimpanan kripto atau layanan di mana perusahaan menjaga aset digital klien mereka dengan biaya tertentu.

Ditemukan 23 dari 100 bank teratas sedang membangun teknologi kustodian mereka sendiri atau mengintegrasikan produk penyedia teknologi ke dalam sistem mereka sendiri.

3. Citibank - US$ 279 juta dan 14 investasi

Bank terbesar keempat di AS berdasarkan aset telah berinvestasi di SETL, yang teknologi buku besarnya digunakan untuk memindahkan uang tunai dan aset lainnya.

4. UBS - US$ 266 juta dan 5 investasi

5. BNP Paribas - US$ 236 juta dan 9 investasi

Grup keuangan Prancis bekerja sama dengan Digital Asset untuk mengembangkan aplikasi perdagangan dan penyelesaian real-time menggunakan kontrak pintar berdasarkan bahasa pemrograman DAML.



Simak Video "Nasib Kripto Pasca Fatwa Haram MUI"
[Gambas:Video 20detik]