ADVERTISEMENT

Upaya Agrodana Futures Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat RI

Sponsored - detikFinance
Senin, 05 Sep 2022 11:15 WIB
Agrodana
Foto: Dok. Agrodana
Jakarta -

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menyebutkan indeks literasi keuangan di Indonesia masih di level 38,03 persen. Menanggapi kondisi tersebut, Agrodana Futures sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang investasi komoditi memiliki komitmen untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

"Literasi keuangan yang menyasar masyarakat Indonesia yang belum melek finansial adalah salah satu fokus utama Agrodana Futures. Literasi keuangan yang sedang dan akan gencar dilakukan Agrodana lebih kepada mereka yang hanya memahami produk finansial sederhana, seperti tabungan, deposito, obligasi, saham, dan reksadana," terang Direktur Agrodana Futures Tommy Zhu dalam keterangan tertulis, Jumat (2/9/2022).

Sebagai bagian dari industri investasi komoditi, imbuh Tommy, Agrodana memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi yang menarik kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat semakin melek keuangan.

Tommy mengatakan literasi keuangan adalah pengetahuan atau kecakapan masyarakat untuk dapat mengelola keuangan dengan baik. Di sini, Agrodana memiliki misi untuk mengenalkan bentuk-bentuk investasi keuangan yang lebih kompleks, antara lain trading.

Agrodana tercatat sebagai Best GOFX Broker of the Year 2022 oleh Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX). GOFX adalah kontrak multilateral untuk produk emas, minyak mentah dan valuta asing atau forex.

Agrodana rutin menyelenggarakan webinar dan workshop, baik yang diselenggarakan sendiri ataupun bekerja sama dengan berbagai institusi dan komunitas. Di antaranya adalah program Traders Lab yang bekerja sama dengan Bursa ICDX dan Finansialku.com, webinar Agrodana Trader Incubator, dan GOFX Seminar Series. Di samping itu, Agrodana juga bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

"Ada yang berbentuk Commodity Derivative Interest Group (CDIG) dan Futures Trading Learning Center (FTLC) serta program workshop dan kuliah umum dengan tujuan memberikan edukasi ke kalangan mahasiswa, dosen serta masyarakat sekitar tentang industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK)," jelas Tommy.

Selain itu, Tommy menyampaikan Agrodana kerap memberikan edukasi tentang trading melalui saluran kanal YouTube atau berbagai webinar, di samping penjelasan secara langsung oleh Wakil Pialang Berjangka dari perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2000 ini.

Agrodana juga menjalankan program spesial bagi para calon nasabah baru agar dapat mengelola keuangan dengan baik bersama dengan Agrodana. Program tersebut merupakan program cashback emas. Program ini berlaku bagi para nasabah baru Agrodana yang berlangsung sampai dengan September 2022.

Antisipasi Pialang Ilegal

AgrodanaFoto: Dok. Agrodana

Edukasi mengenai literasi keuangan tidak hanya sebatas memberikan informasi mengenai dunia keuangan, tetapi juga mendidik masyarakat terhadap bahaya pialang-pialang ilegal atau tidak berizin.

"Semakin baik literasi keuangan maka semakin rendah pula masyarakat yang terjebak pada penipuan. Kami sebagai pemain yang memiliki lisensi resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan mendapatkan apresiasi dari ICDX harus turun lapangan untuk memberikan edukasi secara langsung. Pialang ilegal saat ini banyak berkeliaran di masyarakat," papar Tommy.

Bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, BAPPEBTI telah memblokir 1.222 domain situs web Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin sepanjang 2021 lalu. Tingginya situs web PBK tersebut menunjukkan maraknya transaksi penipuan yaitu judi berkedok trading.

OJK pun merilis 101 entitas investasi bodong atau tidak berizin yang terdiri dari 57 perusahaan yang menawarkan investasi tanpa izin dan 44 entitas investasi bodong. Puluhan perusahaan yang menawarkan investasi tanpa izin tersebut bergerak di berbagai macam sektor seperti pialang, Multi Level Marketing (MLM), hingga penawaran umroh.

"Ciri utama investasi bodong adalah status legalitas yang tidak jelas, serta dana investasi hanya digunakan untuk gali lubang tutup lubang tetapi kedoknya bermacam-macam. Legalitas adalah faktor utama yang tidak boleh diabaikan ketika hendak berinvestasi," ungkap Tommy.

Untuk meningkatkan literasi keuangan, Agrodana berkomitmen untuk terus memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui berbagai saluran baik offline ataupun online. Kerja sama dengan institusi atau komunitas juga akan dikembangkan lebih masif lagi.

"Karena hanya dengan edukasi, masyarakat kita dapat lebih mengenal dunia finansial, terutama Perdagangan Berjangka Komoditi. Di tengah gencarnya perusahaan-perusahaan ilegal meraup keuntungan dari masyarakat yang belum teredukasi, kita juga harus semakin giat untuk mendidik masyarakat agar melawan praktik-praktik penipuan tersebut," ujar Tommy.

(Content Promotion/Agrodana)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT