Foto Bisnis

Produksi Tahu Terdampak Kenaikan Kedalai Impor

ANTARA FOTO/Ampelsa - detikFinance
Kamis, 01 Okt 2020 12:27 WIB

aceh - Sejak pandemi COVID-19 harga bahan baku kedalai impor terus mengalami kenaikan. Hal ini berdampak pada produksi tahu yang turun 30 persen.

Perajin memproduksi  tahu di salah satu usaha industri tahu tradisional, Banda Aceh, Aceh, Kamis (1/10/2020). Asosiasi Perajin Tahu Tempe Aceh menyatakan, sejak pandemi COVID-19 harga bahan baku kedalai impor terus mengalami kenaikan hingga saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.700 sehingga produksi tahu turun kisaran 30  persen, sedangkan harga penjualan tahu tidak dinaikan di tingkat pengecer Rp33.000 per papan guna menjaga stabilitas pasar dan pelanggan. ANTARA FOTO/Ampelsa/nz.
Perajin menuangkan cairan kacang kedelai saat proses produksi tahu di salah satu usaha industri tahu tradisional, Banda Aceh, Aceh, Kamis (1/10/2020).
Perajin memproduksi  tahu di salah satu usaha industri tahu tradisional, Banda Aceh, Aceh, Kamis (1/10/2020). Asosiasi Perajin Tahu Tempe Aceh menyatakan, sejak pandemi COVID-19 harga bahan baku kedalai impor terus mengalami kenaikan hingga saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.700 sehingga produksi tahu turun kisaran 30  persen, sedangkan harga penjualan tahu tidak dinaikan di tingkat pengecer Rp33.000 per papan guna menjaga stabilitas pasar dan pelanggan. ANTARA FOTO/Ampelsa/nz.
Asosiasi Perajin Tahu Tempe Aceh menyatakan, sejak pandemi COVID-19 harga bahan baku kedalai impor terus mengalami kenaikan hingga saat ini mencapai Rp8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.700 sehingga produksi tahu turun kisaran 30 persen, sedangkan harga penjualan tahu tidak dinaikan di tingkat pengecer Rp33.000 per papan guna menjaga stabilitas pasar dan pelanggan.
Produksi Tahu Terdampak Kenaikan Kedalai Impor
Produksi Tahu Terdampak Kenaikan Kedalai Impor