Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Feb 2019 12:07 WIB

Laris Manis, Kerja jadi Barista Butuh Belajar hingga Setahun

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: dok. ICE 2019 Ilustrasi/Foto: dok. ICE 2019
Jakarta - Profesi barista semakin populer. Barista semakin familiar di telinga masyarakat sejalan dengan menjamurnya kedai-kedai kopi di Tanah Air.

Menjadi barista butuh keterampilan. Keterampilan itu bisa dipelajari melalui sekolah kopi.

Pendiri sekolah kopi First Crack Coffee Academy Evani Jesslyn menerangkan, setiap orang bisa menjadi barista. Dia mengatakan, untuk menjadi barista paling tidak membutuhkan waktu setahun.

Dia menuturkan, dalam satu tahun itu seseorang mesti belajar dari pemahaman dasar hingga praktik.

"Kalau 0 banget kita bisa masuk ke kelas foundation selama 3 hari, sebelum kelas intermediate disarankan belajar 3 bulan, masuk lagi ke kelas intermediate. Setelah masuk kelas intermediate dikasih waktu belajar 3-6 bulan lalu masuk ke kelas profesional," katanya kepada detikFinance di First Crack Coffee Jakarta, Selasa (11/2/2019).

"Kurang lebih, kalau mau bilang oh mau jadi barista yang profesional kurang lebih membutuhkan waktu 1 tahun," sambungnya.



Dia menjelaskan, di sekolahnya tidak hanya mengajarkan menjadi barista. Namun, sebutnya, ada juga pelajaran menjadi tukang sangrai kopi (roaster) dan tukang seduh manual (brewer).

"Begitu pula brewing, disebut brewer, kalau roasting disebut roaster, jadi siapa yang masak kopi gitu. Misal dari 0 nggak masalah akan diajari bertahap, mulai foundation, intermediate, professional," terangnya.

Dia menekankan, setiap orang bisa menjadi tukang kopi meski belajar awal.

"Jadi semuanya misalkan nggak ngerti apa-apa bisa belajar dari 0," tutupnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com