Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 15 Agu 2019 14:45 WIB

Laptop China Kembali Banjiri RI

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa laptop yang berasal dari China kembali membanjiri Indonesia selama Januari-Juli 2019. Hal itu dikarenakan negeri Tirai Bambu masih menjadi tujuan utama impor tanah air.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, impor Indonesia tercatat US$ 15,51 miliar sepanjang Juli 2019, sedangkan sepanjang Januari-Juli 2019 sebesar US$ 97,68 miliar.

"Berdasarkan negara, Tiongkok masih menjadi negara tujuan utama, share-nya 29,08% dari total impor," kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, Kamis (15/8/2019).


Untuk China, Suhariyanto mengatakan salah satu produk yang masuk ke Indonesia secara deras salah satunya adalah laptop. Tercatat secara keseluruhan nilai impor laptop US$ 530,48 juta selama Januari-Juli 2019.

"Jenis barangnya komoditas utama Laptop," ujar dia.

Setelah China, pria yang akrab disapa Kecuk ini mengatakan, negara tujuan impor selanjutnya adalah Jepang dengan share 10,69%, Thailand share-nya sebesar 6,42%, Singapura share-nya sebesar 5,78%, dan terakhir Amerika Serikat (AS) sebesar 5,58%.

"Jepang ada beberapa jenis mesin sementara Singapura impor emas dalam bentuk batangan," ungkapnya.


Laptop China Kembali Banjiri RI


Simak Video "Jumlah Pekerja China Capai Angka 780 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com