Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Apr 2020 11:17 WIB

Industri Tekstil Produksi 17 Juta APD/Bulan, Kebutuhan di RI Aman?

Trio Hamdani - detikFinance
Pekerja membuat pakaian alat perlindungan diri (APD) tenaga medis di Pusat Industri Kecil, Penggilingan, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Pakaian APD tersebut dijual Rp45.000 untuk jenis pakaian sekali pakai dan Rp75.000 untuk pakaian yang bisa dicuci. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama. Ilustrasi/Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta -

Industri tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) memproduksi 17 juta alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dalam menangani kasus virus corona (Covid-19). Lantas apakah jumlah tersebut mampu memenuhi tingginya kebutuhan untuk penanggulangan wabah corona?

Sekretaris Jenderal API Rizal Tanzil Rakhman menjelaskan, dengan kapasitas produksi tersebut pihaknya sejauh ini mampu memenuhi kebutuhan yang ada.

"Mampu kita. Kita sudah hitung kita mampu. (Produksi) yang tercatat di kita saja bisa 17 juta per bulan," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (3/4/2020).

Dia juga memastikan saat ini tidak ada kendala dalam pemenuhan bahan baku baik impor maupun dari dalam negeri. Dari sisi perizinan juga tidak ada hambatan.

"Pemenuhan bahan baku sih sejauh ini nggak terlalu ada kendala ya, impor masih bisa, kemudian di dalam negeri juga ada," sebutnya.

Namun pihaknya belum mendapatkan data dari pemerintah mengenai jumlah kebutuhan APD di dalam negeri.

"Kalau kebutuhannya kita belum punya ya. Maksudnya kita belum punya informasi langsung dari pemerintah. Kita sudah siapkan informasi dari asosiasi, kita mampunya sekian," tambahnya.



Simak Video "100.000 APD Mulai Disebar ke Sejumlah Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com