RI Diprediksi Kekurangan 5,4 Juta Masker N95 hingga Akhir Tahun

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2020 13:01 WIB
komparasi masker anti polusi n95 masker ojol masker elektrik
masker N95/Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta -

Indonesia sampai akhir tahun diperkirakan bakal kelebihan pasokan masker bedah dan masker kain. Namun Indonesia masih sulit memenuhi kebutuhan masker N95. Bahkan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan kebutuhan yang tak dapat dipenuhi mencapai 5.395.686 juta pcs atau dibulatkan menjadi 5,4 juta pcs.

Hal itu disebabkan masih sedikitnya pabrik masker N95 di Indonesia. Kemenperin mencatat hanya ada dua pabrik. Perkiraan realisasi produksi dari April hingga Desember hanya 2.250.000 pcs. Sedangkan kebutuhannya mencapai 7.645.686 pcs.

"Untuk masker N95 yang masih mengalami defisit sebesar 5,4 juta pcs karena saat ini hanya terdapat 1 produsen dengan kapasitas 250.000 pcs per bulan," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam webinar di saluran YouTube Kemenperin, Selasa (9/6/2020).

Hal tersebut diamini oleh Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Lia G Partakusuma dalam webinar tersebut.

"Yang paling susah saat ini adalah masker N95. Berarti sejalan dengan apa yang disampaikan sebelum saya bahwa memang N95 ternyata di Indonesia hanya ada 2 pabriknya," jelasnya.

Dia pun ingin mengetahui siapa produsen masker N95 tersebut agar pihak rumah sakit dapat melakukan pemesanan di tengah sulitnya mendapatkan alat kesehatan tersebut.

"Nah mudah-mudahan kalau memang ada kita bisa diinformasikan sehingga rumah sakit di Indonesia juga mungkin bisa order ke perusahaan tersebut," tambahnya.



Simak Video "12 Juta Masker Bedah dan 81 Ribu Masker N95 Disiapkan Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)