Garam Masih Impor, Erick Thohir Mau BUMN Investasi di Luar Negeri

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2020 21:15 WIB
Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan garam, khususnya garam industri. Sebab, garam industri masih impor.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya ingin agar perusahaan pelat merah bisa berinvestasi di luar negeri. Saat ini, pihaknya tengah berbicara dengan kementerian terkait.

"Kita juga sedang berbicara dengan Menko, Menteri Perdagangan mungkin nggak perusahaan garam BUMN ini diberi kesempatan juga untuk mulai melihat potensi investasi di luar negeri, bukan di sini, untuk melihat garam industri," katanya dalam dalam acara Ngopi Yuk! BUMN Berjuang di Tengah Pandemi COVID-19, Kamis (18/6/2020).

Erick mengatakan, di negara lain produksi garam industrinya besar.

"Di mana negara lain, mohon maaf garam industrinya kaya di padang pasir," ungkapnya.

Dengan begitu, ia mengatakan, kalaupun impor sebenarnya ialah barang dari BUMN itu sendiri. Ia pun sedang mengkaji hal tersebut.

"Supaya walaupun impor tapi kan sebenarnya barang kita juga. Hal-hal ini coba kita lihat," ujarnya.



Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)