Ramalan Ilham Habibie soal Nasib Ngenes Industri Penerbangan

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 07 Agu 2020 18:19 WIB
Ilham Habibie
Ilham Habibie/Foto: detikINET/Aisyah Kamaliah
Jakarta -

Industri penerbangan salah satu yang menjadi korban dari dampak pandemi virus Corona (COVID-19). Industri ini diramal tidak akan pulih dalam waktu dekat.

Ketua Dewan Pembina The Habibie Center, Ilham Akbar Habibie memprediksi kemungkinan industri aviasi baru benar-benar pulih pada 3 tahun mendatang.

"Dengan adanya kondisi seperti itu memang benar ada dampak dan kemungkinan perlu beberapa tahun, 2-3 tahun untuk kita kembali ke semula dari segi aviasi, dari airlines atau bisa lebih dari itu saya tidak tahu wallahu a'lam bishawab," katanya dalam webinar bertajuk 'Perjalanan Industri Kedirgantaraan Nasional', Jumat (7/8/2020).

Putra Presiden Indonesia ke-3 BJ Habibie ini mengaku, keadaan industri saat ini sudah sangat parah. Tingkat perjalanan penumpang hingga pesanan pesawat turun drastis.

"Adanya keadaan yang memang jujur saja parah buat bidang aviasi kedirgantaraan seluruh dunia, bukan hanya Indonesia. Dengan menurunnya traffic bisa 80% lebih. Dengan adanya cancel daripada banyak pesanan-pesanan pesawat terbang," ucapnya.

Belum lagi kebiasaan berkehidupan masyarakat yang diprediksi bakal berubah setelah adanya pandemi akan berpengaruh terhadap pola dalam menjalankan bisnis di industri aviasi.

"Dengan adanya pola kerja di masa mendatang itu akan berbeda dari segi bisnis karena tidak sebanyak dulu yang perlu travelling karena banyak diambil alih dengan teknologi atau ada sedikit ketakutan terhadap efek pandemi COVID. Begitupun dengan dunia pariwisata akan berubah jadi volumenya belum tentu kembali normal dan sebagainya," sebutnya.

Untuk itu, Indonesia dinilai harus membuat inovasi baru di industri kedirgantaraan untuk keunggulan ke depan. Misalnya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan atau energi baru terbarukan (EBT) untuk industri aviasi.

"Ada banyak upaya material-material yang lebih ramah lingkungan, lebih sustainable digunakan dalam rancang bangun pesawat terbang," sebutnya.



Simak Video "Ilham Habibie Blak-blakan Politik Dinasti dan Nasib R-80"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)