Ada Proyek Olefin Rp 50 T di RI, Apa Manfaatnya?

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 26 Sep 2020 06:55 WIB
Pengembangan Kilang Minyak Balikpapan terus dilakukan. Dengan adanya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), kapasitas produksi anak anak 38%.
Ilustrasi/Foto: Suhandi Ridho
Jakarta -

Ketergantungan impor migas bisa ditekan dengan dibangunnya pabrik petrokimia di Tuban, Jawa Timur. Pembangunan pusat produksi olefin dan aromatik di kompleks PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) masuk babak baru.

Proyek dengan investasi senilai Rp 50 triliun dengan sebutan TPPI Olefin Complex ini bakal memproduksi High Density Polyethylene (HDPE) sebanyak 700.000 ton per tahun, Low Density Polyethylene (LDPE) sebanyak 300.000 ton per tahun, dan Polipropilena (PP) 600.000 ton per tahun.

Pengamat Kebijakan Publik, Miftahul Adib menilai bahwa proyek ini untuk mewujudkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menekan defisit migas.

"Pertamina tengah berusaha mempercepat pelaksanaan pembangunan proyek tersebut," kata Adib, Sabtu (26/9/2020).

Belum lagi kata Adib, Proyek ini mendapat pengawalan ketat dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI dan Bareskrim Polri.

"Saya melihat Pertamina telah berhasil menyelesaikan proses tender DBC Olefin TPPI Tuban dengan bersih dan transparan," tegasnya.

Adapun tender tersebut sebelumnya diikuti oleh 4 (empat) konsorsium internasional, yang tediri dari Konsorsium Daelim Industrial - Wijaya Karya - McDermott Indonesia ("Konsorsium Daelim"), JO Hyundai Engineering Co., Ltd. - Saipem SpA - Rekayasa Industri - PT. Enviromate Technology International ("JO Hyundai Engineering Co., Ltd."), Konsorsium GS E&C - Adhi Karya - Technimont SpA ("Konsorsium GS E&C"), serta Konsorsium Technip - Tripatra - Samsung Engineering ("Konsorsium Technip").

Proses tender tersebut telah meloloskan dua konsorsium sebagai penawar terbaik secara administratif, teknikal dan komersial, serta telah memenuhi kriteria yang dipersyaratkan terkait pengalaman dalam membangun konstruksi olefin plant sampai selesai dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, yaitu JO Hyundai Engineering Co., Ltd. dan Konsorsium Technip.

Selanjutnya
Halaman
1 2