Shopee Dorong Industri Fesyen Muslim RI Jadi Pemain Global

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Rabu, 17 Mar 2021 16:49 WIB
Shopee
Foto: dok. Shopee
Jakarta -

Saat ini, industri fesyen muslim dunia berkembang semakin pesat. Tidak hanya dari segi kualitas, tapi juga harga, model, dan desainnya. Hal ini tidak lepas dari perkembangan umat muslim dunia yang ikut mendorong pertumbuhan sektor industri fesyen muslim.

Menurut laporan The State Global Islamic Economy, sepanjang tahun 2019-2020 konsumsi fesyen muslim dunia menembus 283 miliar dolar AS. Bahkan, angka tersebut diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga 6% di tahun 2024. Artinya, konsumsi fesyen muslim dunia bakal menyentuh 402 miliar dolar AS.

Sebagai negara dengan populasi umat muslim terbanyak, Indonesia punya peluang untuk menjadi pemain utama di pasar global. Apalagi, Indonesia sukses menduduki peringkat ketiga setelah Uni Emirat Arab dan Turki sebagai negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik, merujuk pada hasil laporan dari The State Global Islamic Economy Report 2019/2020. Hal ini tentu semakin membuka lebar peluang RI untuk menjadi pusat industri fesyen muslim dunia.

Melihat potensi tersebut, berbagai upaya dilakukan guna mendorong UMKM di sektor industri fesyen muslim agar bisa bersaing di pasar global. Salah satunya dilakukan oleh platform e-commerce Shopee. Shopee mengadakan program ekspor dalam rangka membantu produk UMKM agar bisa menjangkau luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.

Adalah Eka, owner dari Toko Jilbabkhu yang sudah aktif melakukan ekspor sejak awal tahun 2020 lalu. Mulanya, Eka bergabung dengan program ekspor Shopee supaya bisnis fesyen muslimnya bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19.

Eka mengaku, masa pandemi merupakan saat-saat terberat karena pesanan yang tidak menentu setiap bulan. Sedangkan dirinya harus berjuang mempertahankan pemasukan bagi keluarga dan karyawannya. Namun, berkat kampanye dan program ekspor yang diadakan Shopee usaha Jilbabkhu miliknya bisa kembali bangkit, bahkan mengalami peningkatan penjualan hingga 80%.

" Setelah saya mengikuti kampanye 12.12 Shopee Birthday Sale dan program ekspor ke Malaysia dan Singapura, bisnis Jilbabkhu bangkit kembali, bahkan menerima peningkatan penjualan sekitar 80% dibandingkan sebelumnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021).

Eka bersyukur karena bisa memperluas jaringan bisnis hingga ke Malaysia dan Singapura. Tidak hanya itu saja, Eka mengatakan dirinya cukup terbantu dengan adanya prosedur pengiriman yang jelas dari Shopee serta berbagai edukasi seputar kiat-kiat sukses dalam melakukan ekspor.

"Sehingga saya tinggal fokus ke peningkatan produk dan layanan saja, tidak perlu repot urus sendiri ekspor ke luar negerinya. Mungkin kalau saya tidak mengambil kesempatan ekspor ini bersama Shopee, saya belum tentu bisa bertahan bahkan memperluas penjualan di tengah pandemi, ke luar Indonesia," tuturnya.

Lebih lanjut, dia berharap agar ke depan usahanya bisa berekspansi dan memperluas jaringan ekspor ke destinasi lain selain Malaysia dan Singapura.



Simak Video "Respons Shopee-Tokopedia soal Penjualan Invitation Clubhouse"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)