Manufaktur Moncer! Investasi Tembus Rp 325 T, Ada Tambahan 1,2 Juta Pekerja

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 02 Feb 2022 14:23 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita/Foto: Dok. Kemenperin
Jakarta -

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan laporan kinerja sektor industri manufaktur selama 2021 kepada Komisi VII DPR RI. Ia memaparkan investasi sektor manufaktur tercatat meningkat menjadi Rp 325,4 triliun.

"Naik 19,24% dari nilai investasi 2020," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).

Kemudian, nilai ekspor manufaktur juga meningkat menjadi US$ 177,10 miliar. Angka itu disebut melampaui nilai ekspor pada 2020 yang tercatat US$ 133 miliar.

"Nilai ekspor manufaktur pada 2021 mencapai US$ 177,10 miliar atau 76,49% dari total ekspor nasional. Angka ini melampau ekspor manufaktur sepanjang 2020 US$ 131 miliar lebih tinggi dari capaian tertinggi pada 2019 sebelum masa pandemi," ungkapnya.

Serapan Tenaga Kerja

Serapan tenaga kerja juga meningkat. Selama 2021, ada tambahan pekerja di industri manufaktur sebanyak 1,2 juta orang. "Sehingga jumlah total (tenaga kerja) di sektor manufaktur meningkat ke angka 18,64 juta orang," tambahnya.

Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor manufaktur ini mengalami kenaikan 53,7%. Posisi ini tercatat hingga Januari 2022. Angka tersebut menjadi yang terbesar di ASEAN.

"PMA kita lebih tinggi dari China yang mencatat 49,1% dan lebih tinggi dari Australia 47,8 poin," jelasnya.

Sementara, pertumbuhan sektor industri manufaktur pada triwulan III-2021 tumbuh sebesar 4,12%. Agus menyebut angka itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,51%.

"Pertumbuhan lebih baik dibandingkan periode yang sama pada 2020 tumbuh minus 4,02%," pungkasnya.

]Lihat juga video 'Polisi Bongkar Modus Investasi Bodong Senilai Rp 5,7 M di Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)