×
Ad

Penjualan Motor Listrik Merosot Tajam, Pengusaha Ungkap Biang Keroknya

Heri Purnomo - detikFinance
Senin, 21 Sep 2026 20:41 WIB
Ilustrasi: Penjualan motor listrik.Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD RAMDAN
Jakarta -

Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi melaporkan penjualan sepeda motor listrik di Indonesia merosot tajam. Tercatat hingga Agustus 2026, penjualan sepeda motor listrik hanya mencapai 18.900 unit.

Padahal kata Budi, penjualan sepeda motor listrik pada 2024 mencapai 77.000 unit pada 2024. Hal ini dorong oleh adanya subisidi. Kemudian pada 2025, meski tidak ada subsidi, penjualan masih mampu mencapai sekitar 70.000 unit.

Budi menyampaikan merosotnya penjualan sepeda motor listrik tahun ini terjadi karena ketidakpastian kebijakan subsidi.

Kondisi ini membuat masyarakat cenderung menunggu kepastian sebelum membeli motor listrik.

"Di tahun 2026, sampai dengan bulan Agustus, kami sekarang ini baru sekitar 18.900. Jadi sangat turun sekali. Kenapa demikian? Tadi Pak Ketua Periklindo sudah menyampaikan, karena menyangkut masalah kebijakan pemerintah yang kadang ada, kadang tidak ada. Ini cukup mengganggu dari industri, karena memang masyarakat juga banyak yang menunggu kapan untuk subsidi akan diberikan," ujar Budi dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Senin (21/9/2026).

Budi mengatakan pada awal tahun, pemerintah sempat menyampaikan rencana pemberian subsidi motor listrik pada 2026. Kemudian, beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan rencana subsidi sekitar Rp 3 juta.

"Namun sampai dengan bulan September, ini juga belum ada kabarnya. Jadi sangat juga menghambat menyangkut masalah penjualan sepeda motor listrik yang ada di Indonesia sekarang ini," katanya.

Penyebab lainnya ialah ketersediaan fasilitas pengisian daya, jaringan bengkel, hingga pembiayaan. Ia mengatakan saat ini masih banyak masyarakat yang menanyakan mempertanyakan kalau kemudian menggunakan sepeda motor listrik, kalau rusak nanti akan perbaikan di mana.

"Kemudian juga menyangkut masalah financing. Selalu kalau dirapatkan dengan pihak pemerintah, beberapa industri atau kemudian Bank Himbara menyangkut masalah financing, kalau diajak untuk mendukung sepeda motor listrik dalam rangka pendanaan siap, namun dalam implementasi sampai dengan sekarang kita juga masih mengalami hambatan," terang Budi.




(hns/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork