OPEC Bahas Pemangkasan Produksi Minyak Tahun Depan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Des 2020 22:45 WIB
60 Tahun OPEC: Dulu Ditakuti Barat, Sekarang Hampir Sekarat
Foto: DW (News)
Jakarta -

Organisasi pengekspor minyak OPEC dan Non OPEC melanjutkan pembicaraan untuk membahas kebijakan produksi minyak tahun depan. Mereka tengah mencari cara untuk mengatasi permintaan yang lemah karena pandemi Corona.

Mengutip CNBC, Kamis (3/12/2020) OPEC dan mitranya yang dikenal dengan OPEC+ diperkirakan akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak sebesar 7,7 juta barel per hari setidaknya sampai Maret. Namun pembicaraan ditangguhkan pada Selasa karena tidak mencapai kesepakatan.

Para menteri perminyakan dari 23 anggota kelompok telah ditetapkan untuk berkumpul Kamis sore waktu London. Reuters mengutip sumber mengatakan, pertemuan yang dilakukan secara virtual ditunda sejam.

Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada US$ 48,01 per barel pada sore hari atau sekitar 0,5% lebih rendah. Sementara kontrak berjangka West Texas Intermediate AS berada di US$ 44,98 atau turun 0,6%.

Kedua kontrak harga menghentikan penurunan beruntun beberapa hari sebelumnya karena berita vaksin COVID-19. Namun, harga minyak tetap lebih rendah 25% dari tahun ke tahun.

Pada bulan April, OPEC+ menyetujui pemotongan produksi tunggal terbesar dalam sejarah. Rekor pemotongan 9,7 juta barel per hari dimulai pada 1 Mei, tetapi kemudian diturunkan kembali menjadi 7,7 juta pada Agustus. OPEC+ merencanakan pengurangan lebih lanjut tahun depan.


(acd/dna)