Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 03 Mar 2018 13:10 WIB

Luhut: Studi World Bank, Bandara Bali Utara Belum Perlu Dibangun

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Luhut Pandjaitan ucapkan selamat Tahun Baru Imlek (Istimewa) Foto: Luhut Pandjaitan ucapkan selamat Tahun Baru Imlek (Istimewa)
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Panjaitan menjelaskan pembangunan Bandara Bali Utara belum bisa dilaksanakan. Keputusan itu juga sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Luhut, rekomendasi terkait Bandara Bali Utara itu berdasarkan hasil studi dari Bank Dunia atau World Bank.

"Tadi saya lapor presiden juga, hasil studi yang didapat dari World Bank," kata Luhut kemarin di Komplek Istana, Jakarta.


Luhut mengungkapkan ada beberapa hasil rekomendasi lain dari hasil studi tersebut. Pertama tidak membangun kereta api, tetapi membuat jalan dan tol.

Kemudian, kata luhut, pemerintah diminta mengembangkan Bandara Internasional Ngurah Rai. Salah satunya membangun landasan pacu baru dan memperbanyak tempat parkir pesawat. Selanjutnya, membangun kapal roro dari Pelabuhan Banyuwangi menuju Bali Utara.


Kapal roro itu, kata Luhut, ditujukan untuk mengurangi kendaraan roda empat dan lainnya masuk ke Denpasar, ibu kota Bali. Diperkirakan mobil yang masuk akan berkurang 30-40%.

"Jadi tidak ada, tidak diusulkan, menurut dia tidak perlu, hanya bandara yang sekarang saja diperbesar, diperkuat, dan seterusnya. Kita kan harus berangkat dari studi tadi. Pak presiden juga bilang, kita semua kerja berdasarkan studi, bukan suka-suka," tutup dia.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed