Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 13:03 WIB

Bandara Kertajati Sepi, Pemprov Jabar: Sesuai Kajian, Feasible

Trio Hamdani - detikFinance
Bandara Kertajati/Foto: Sudirman Wamad Bandara Kertajati/Foto: Sudirman Wamad
Jakarta - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati masih sepi. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) itu karena lokasi bandara tidak pas lantaran kurangnya penelitian. Lantas benarkah demikian?

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan dipilihnya lokasi bandara di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka sudah sesuai kajian. Walaupun dia akui ada faktor yang membuat bandara tersebut kini masih sepi, salah satunya akses Tol Cisumdawu yang belum selesai.

"Kalau sesuai kajian memang sudah feasible (layak), namun dalam perjalanannya ternyata sarana dan prasarana yang harus menunjang untuk berfungsi optimalnya Kertajati itu belum selesai," katanya kepada detikFinance, Jumat (12/4/2019).


Dia mengatakan lokasi yang dipilih itu dekat dengan Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan atau Ciayumajakuning dan beberapa wilayah lainnya.

"Nah hasil studi yang dilakukan oleh yang memang kompeten itu tempatnya ada di Kertajati, sehingga bisa akomodir wilayah Ciayumajakuning, Parahiyangan sekaligus wilayah ibu kota," terang Iwa.

Sambil menunggu akses Tol Cisumdawu selesai, pihaknya akan lebih masif mensosialisasikan ke warga Ciayumajakuning untuk menggunakan Bandara Kertajati. Apalagi jumlah penduduk di sana terbilang banyak.


"Kan wilayah Ciayumajakuning kan hampir sekitar 15 juta, sehingga walaupun kendala transportasi tidak ada alasan, tapi perlu kita mobilisasi. Sekarang sedang tahapan sosialisasi sehingga dengan demikian maka maskapai yang sudah melakukan penerbangan di Kertajati ini bisa kita optimalkan," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan bandara tersebut kurang penelitian. Oleh karenanya penetapan lokasinya menurut dia tidak tepat.

"Mungkin kurang penelitian, sehingga lokasinya tidak pas. Tidak pas untuk Bandung, tidak pas untuk Jakarta. Tanggung, jadi kalau mau ke Bandung, lewat Kertajati mesti naik mobil lagi sampai 100 km," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).


Tonton juga video Penampakan Bandara Kertajati yang Masih Sepi Penumpang:

[Gambas:Video 20detik]

Bandara Kertajati Sepi, Pemprov Jabar: Sesuai Kajian, Feasible
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed