Bikin Jokowi Geram, Ini Biang Kerok Masalah Tanah di Tol Cisumdawu

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2020 07:30 WIB
PN Sumedang mengeksekusi 3 bidang tanah di Kecamatan Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Lahan tersebut berada di kawasan terdampak proyek Tol Cisumdawu.
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil bicara soal permasalahan yang terjadi pada pembebasan lahan Tol Cisumdawu. Dia menyebutkan ada sengketa di salah satu bidang tanah yang menghambat pembangunan jalan tol yang menghubungkan Bandara Kertajati.

Hal ini sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram. Pasalnya, pembangunan tol yang jadi akses utama Bandara Kertajati ini sudah dimulai sejak 2011, namun hingga kini tak kunjung selesai pengerjaannya.

Sofyan sendiri memaparkan ada pemilik sebidang tanah di daerah Cileunyi yang menolak pembebasan lahan. Bahkan, pemiliknya sampai menggugat ke pengadilan.

"Kendalanya, ada tanah yang kena pasar di Cileunyi, itu ada pasar yang kena, pasar itu sebenarnya gagal lah. Pemiliknya nggak mau (dibebaskan tanahnya). Akhirnya kita digugat," ujar Sofyan kepada tim Blak-blakan detikcom.

Dia mengatakan pemerintah pusat awalnya tidak mendapatkan laporan adanya kendala dalam pembebasan lahan. Pasalnya, masalah ini diselesaikan di tingkat daerah.

"Kami nggak tahu ada gugatan itu, sampai akhirnya mau rapat kabinet kami baru tahu ada gugatan. Kami nggak turun secara ini, semua dikerjakan di tingkat daerah," kata Sofyan.

Tanah menjadi sengketa, bagaimana penyelesaiannya?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Penampakan 169 Kios Pasar Cileunyi Dieksekusi untuk Tol Cisumdawu"
[Gambas:Video 20detik]