Soft Launching KRL di Yogyakarta Mundur

Pradito Rida Pertana - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2020 12:27 WIB
Cuti bersama mendorong orang-orang bepergian menggunakan kereta api. Seperti yang terlihat di Stasiun Stasiun Jakarta Kota hari ini.
Ilustrasi KRL (Foto: Pradita Utama)
Yogyakarta -

Soft launching kereta rel listrik (KRL) di Yogyakarta yang sedianya berlangsung awal bulan ini terpaksa mundur. Hal tersebut karena PT Kereta Api Indonesia (persero) yang membawahi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih menyempurnakan uji coba.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menjelaskan, bahwa KRL adalah proyek milik Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI. Di mana operatornya adalah PT. KCI, namun karena lokasinya KRL berada di Yogyakarta maka Eko menjelaskan alasan mundurnya soft launching KRL.

"Uji coba ini terus berlangsung, tapi melihat kondisi saat ini perlu penyempurnaan. Sehingga soft launching yang sedianya berlangsung awal bulan November terpaksa mundur," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (12/11/2020).

Eko melanjutkan, bahwa untuk uji coba sendiri sudah berlangsung sejak tanggal 4 November. Di man uji coba tersebut berlangsung dari Prambanan ke Klaten.

"Uji coba ini untuk penyempurnaan, dari Klaten ke Prambanan, nanti dilanjut Lempuyangan Klaten, jadi bertahap. Intinya uji coba terus berlangsung baik sarana dan prasarananya," ujarnya.

"Seperti kekurangan apa, buka pintu bagaimana caranya, daya listrik bagaimana, tracknya. Mengingat dalam pengoperasiannya KRL selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Nanti kalau sudah fix, baru (soft launching)," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (persero) menugaskan anak usahanya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengoperasikan kereta api lokal di Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Yogyakarta menjadi kota kedua setelah Jakarta dan untuk ujicoba akan berlangsung bulan November.

Direktur Utama PT. KCI Wiwik Widayanti mengatakan, bahwa saat ini satuan kerja (Satker) tengah menyelesaikan pekerjaan guna menunjang kelengkapan KCI di Yogya. Sedangkan untuk sarana, Wiwik mengaku sudah siap.

"Memang ini tergantung penyelesaian pekerjaan, kalau sarana sudah siap, 2 train set sudah siap sekarang sedang diujicoba di Jakarta. Untuk memenuhi ujicoba berapa jam, sedang ujicoba terus," katanya saat ditemui wartawan di Kota Yogyakarta, Jumat (2/10/2020).

Menyoal kapan mulai ujicoba KCI di Yogya, Wiwik menyebut beberapa pekerjaan rencananya selesai akhir bulan Oktober. Sehingga uji coba baru terlaksana pada bulan November.

"Kalau di sini masih ada beberapa pekerjaan seperti tempat untuk perawatan (Kereta Commuter). Pembangunan kan terus bertahap ini sehingga di Oktober akhir itu nanti akan ada uji sistem semuanya, harapannya seperti itu. Tapi kami menunggu kepastian dari satker," ucapnya.

Adapun pada tahap awal penugasan pengelolaan KA Lokal oleh KAI Commuter di wilayah Daop 6 Yogyakarta ini adalah Kereta Prambanan Ekspres yang melayani Kutoarjo-Yogyakarta-Solo Balapan PP. Sementara di wilayah Daop 1 Jakarta, KA Lokal yang ditugaskan adalah KA Lokal Merak Jaya relasi Rangkasbitung-Merak PP.

Selanjutnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta, KAI juga mendukung program elektrifikasi yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Dalam waktu dekat, dengan selesainya elektrifikasi, KRL akan melayani Yogyakarta hingga Klaten dan selanjutnya Solo.

"Kemudian uji cobanya ya nanti sekitar awal (bulan) November, uji coba beberapa kali dan kalau sudah dinyatakan siap untuk bisa dibuka untuk penumpang (umum)," ujarnya.

(dna/dna)