Begini Kabar Terbaru Proyek Super Prioritas Jawa Tengah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 01 Sep 2021 19:22 WIB
Lokasi pembangunan kawasan industri Batang
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Jakarta -

Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT) Batang akan segera dibangun fasilitas penunjang lainnya. Salah satu Developer anak Perusahaan BUMN yaitu PT PP Properti Tbk ( PPRO) telah melakukan penandatanganan MOU kerjasama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) dalam pengembangan kawasan township, commercial dan supporting facilites.

KIT Batang ini merupakan proyek strategis nasional yang didukung oleh pemerintah yang terletak di Jawa Tengah dengan total area 4.300 ha. Kawasan industri tersebut terbagi dalam 3 cluster (industrial area & township 3.100 ha dan 800 ha serta cluster Recreational Estate & Township 400 ha).

Situasi tersebut memberikan potensi berkembangnya tenaga kerja yang akan membutuhkan hunian, area perkantoran commercial area serta hotel.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk I Gede Upeksa Negara mengungkapkan sejalan dengan pengembangan bisnis PPRO, Kawasan Industri Terpadu Batang merupakan proyek strategi nasional yang memiliki potensi besar serta didukung penuh oleh Pemerintah Pusat dan Daerah guna mendorong penguatan sektor industri di Indonesia.

"Selain itu datangnya demografi baru pada kawasan ini akan membuat adanya kebutuhan ketersediaan fasilitas dari segi hunian real estate untuk mendukung kelancaran proses bisnis pada kawasan. PPRO akan ikut andil dalam mengembangkan hunian/township pada cluster 1 dan cluster 3," kata dia dalam keterangannya, Rabu (1/9/2021).

Pengembangan KIT Batang tahap I ini dibangun beberapa fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan, antara lain akses sementara kawasan, simpang susun tol KM- 371+800, jalan sekunder sepanjang 11,4 km , jalan utama sepanjang 5,2 km, marketing gallery, perluasan stasiun dan dryport, jaringan listrik, suplai air baku, rumah susun sederhana, dan IPAL sampah yang direncanakan akan selesai pada triwulan III 2021.

KIT Batang memiliki keunggulan berlokasi strategis terletak di sisi utara Tol Trans Jawa dan berbatasan lansung dengan Pantai Utara Jawa. Identitas kawasan nya pun memiliki keunikan yang berbeda-beda serta kualitas lingkungan dan Infrastruktur yang terbangun dengan pengembangan yang terintegrasi.

Sehingga PPRO tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk berpartisiasi dalam mengembangkan kawasan serta turut juga mendukung program Pemerintah.

Proses penandatanganan tersebut dihadiri oleh I Gede Upeksa Negara selaku Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Fajar Saiful Bahri selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan HCM PT PP Properti Tbk, Galih Saksono selaku Direktur Utama PT KIT Batang, Rudi Harjito selaku Direktur Keuangan dan HCM KIT Batang, Adler Manarissan Siahaan selaku Direktur Operasi dan Teknik KIT Batang.

(kil/dna)