Bandara Kertajati Bakal Dilewatin Kereta Cepat, Serius Nih?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Sep 2021 11:22 WIB
Jakarta -

Semua simpul transportasi, baik stasiun, bandara, pelabuhan, ataupun terminal tidak akan berfungsi dengan baik bila aksesnya kurang. Akses dengan berbagai moda juga dibutuhkan agar memudahkan masyarakat.

Tak terkecuali di Bandara Kertajati, memang saat ini akses ke Bandara Kertajati masih minim. Namun, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) selaku pengelola bandara sudah punya rencana penambahan akses ke bandara.

Menurut Dirut BIJB Salahuddin Rafi, akses ke bandara nantinya bukan hanya jalan tol, namun juga kereta. Dalam rencana pengembangan bandara akan ada stasiun kereta terintegrasi yang terhubung dengan Bandara Kertajati.

Yang pertama, dia bilang akan ada kereta cepat. Rafi menjelaskan, bila Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah tersambung sampai Bandung rutenya akan ditambah lagi ke Kertajati. Dia mengatakan pembangunan Kereta Cepat akan diteruskan juga ke Bandara Kertajati, hal ini pun sudah disetujui Presiden Joko Widodo menurut laporan Rafi.

"Yang jelas ya kereta cepat, kereta cepat itu kalau sudah sampai Bandung, pak Presiden sudah merestui bisa diteruskan ke Kertajati, sehingga kita membuat design-nya ini ada di masterplan ada integrated building juga ini stasiun kereta," papar Rafi dalam acara Blak-blakan detikcom.

Kemudian, rencana kedua ada juga menyambungkan Kereta Semi Cepat alias Middle Speed Train Manggarai-Surabaya ke Bandara Kertajati. Namun, kereta yang satu ini belum ada bentuknya dan masih dikaji.

Pihaknya juga akan menghubungkan Bandara Kertajati dengan Pelabuhan Patimban di Subang. Nantinya akan ada pembangunan kereta logistik yang menghubungkan Patimban dengan Kertajati.

Yang terakhir akan ada juga jalur kereta bandara dengan sistem comuter line. Dia mengatakan pihaknya dengan Kemenhub dan PT KAI sedang mengkaji reaktivasi jalur kereta Bandung-Majalengka yang kini tak dipakai.

Rafi menjelaskan sejauh ini relnya mentok di daerah Kadipaten, nantinya akan ada tambahan rel dibangun untuk bisa dihubungkan ke Bandara Kertajati.

"Kemarin yang dikaji juga kereta yang commuter-nya, dulu ada dari Kota Bandung ke Majalengka. Nah itu setop operasi, relnya sampai di Kadipaten tuh. Kalau Kadipaten ke sini itu sama kayak Kulonprogo ke Purworejo, tinggal tarik gitu," ungkap Rafi

Dia menjelaskan aksesibilitas ke Bandara Kertajati sudah direncanakan akan lebih baik daripada bandara-bandara yang sudah ada. Bahkan, bisa lebih baik daripada Soekarno-Hatta di Cengkareng.

"Kelebihannya ini nanti Kertajati itu dahsyat gitu, karena mempunyai aksesibilitas yang banyak," tegas Rafi.

Kalau dibandingkan, dia mengatakan di Soekarno-Hatta cuma ada jalur keluar masuk dengan bentuk jalan tol. Di jalan itu, semua kendaraan berkumpul. Bila ada masalah di jalan tol, maka akses jalan tol bakal terhambat. Rafi bilang pihaknya tidak ingin hal itu terjadi di Kertajati.

"Ada kontainer miring aja semua kru ketinggalan. Menjemput kedatangan habib, langsung stagnan ke bandaranya, gitu lho. Maka kita buat di masterplan, membagi jalan tol untuk kargo dan jalur untuk penumpang," ungkap Rafi.

Akses ke Bandara Kertajati katanya masih sulit ya? Lihat penjelasannya di halaman berikutnya.