Mirae Asset Sekuritas: Investor Masih Cermati UU Ciptaker

Mirae Asset Sekuritas - detikFinance
Kamis, 08 Okt 2020 09:06 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

IHSG diperdagangkan lebih tinggi +0.1% pada hari Rabu. Investor akan terus mencermati aturan pelaksanaan omnibus law (5 Peraturan Presiden dan 35 Peraturan Pemerintah) yang akan datang. Investor juga memantau laporan survei penjualan ritel Agustus. Harga CPO melonjak 1.9% menjadi MYR2,870, level tertinggi dalam dua minggu di tengah fenomena cuaca La Nina yang muncul.

Para peramal cuaca memperkirakan La Nina akan memburuk ke level yang moderat sampai akhir tahun 2020, membuat harga CPO terus meningkat dan positif bagi counter CPO, yaitu AALI dan LSIP. Kami perkirakan IHSG akan diperdagangkan lebih tinggi hari ini.

Indeks AS melonjak ke level tertinggi satu bulan pada hari Rabu di tengah harapan baru untuk stimulus fiskal tambahan. Setelah menghentikan pembicaraan untuk RUU bantuan virus korona bipartisan pada hari Selasa, Presiden Trump menyerukan untuk memberikan dana tambahan dari pemerintah.

Presiden mengisyaratkan dukungan kepada bisnis kecil, industri penerbangan, dan putaran pemeriksaan stimulus lainnya. Pejabat Fed mencatat bahwa aktivitas ekonomi AS tetap di bawah level pra-pandemi, tetapi lebih baik dari proyeksi Juni mereka. Mereka memperingatkan bahwa laju pemulihan ekonomi dapat melambat jika stimulus fiskal ditunda.

*KRAS +5.69%, Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk Silmy Karim membeberkan tingkat penjualan pada periode Agustus-September 2020 mulai menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan kuartal kedua 2020. Sebelumnya, Silmy mengatakan per Juni 2020, tingkat penjualan KRAS ada di angka 60% dari angka normal, naik dari periode Mei 2020 dengan tingkat penjualan 40% dari normal.

*LPKR +7.37%, Kinerja PT Lippo Karawaci Tbk tetap positif di tengah ekonomi yang penuh tantangan akibat pandemi Covid-19. LPKR mencatatkan kinerja berupa peningkatan marketing sales sepanjang sembilan bulan di tahun 2020 sebesar 100% secara Year on Year (YoY) menjadi IDR2.28 triliun. CEO LPKR John Riady menyampaikan, pada kuartal ketiga 2020, penjualan meningkat 304% YoY menjadi IDR1.2 triliun dari IDR303 miliar di bandingkan kuartal tiga 2019.

*BNLI +15.25%, PT Bank Permata Tbk telah mendapat persetujuan prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan integrasi dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia. Integrasi itu akan membuat Bank Permata bisa naik kelas menjadi Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV dengan modal inti di atas IDR30 triliun dan rasio modal lebih dari 30%.

*BMTR -3.44%, Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo terus melepas kepemilikan di PT Global Mediacom Tbk melalui lantai bursa. Setelah sepanjang September 2020 kepemilikan di BMTR susut menjadi 37,01 persen, Hary Tanoe kembali menjual sahamnya semenjak awal Oktober 2020.

*BBTN -1.60%, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menghormati proses hukum yang telah dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengungkap Perkara Tindak Pidana Korupsi Pemberian Gratifikasi PT Pelangi Putera Mandiri yang menetapkan mantan Direktur Utama Bank BTN sebagai tersangka. Corporate Secretary Bank BTN, Ari Kurniaman, dalam keterangan tertulisnya, Bank BTN menghormati proses hukum dalam penyelesaian masalah tersebut dan akan membantu penegak hukum dengan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah.

*TBIG -1.47%, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk berencana menggelar aksi korporasi melalui penerbitan surat utang senilai USD700 juta atau sekitar IDR10.442 triliun. Dana hasil penerbitan surat utang dalam mata uang asing tersebut akan dipergunakan untuk anak usaha sebagai pinjaman, pelunasan utang jatuh tempo, dan pembiayaan ekspansi usaha.

*BRPT -2.28%, Entitas anak usaha PT Barito Pacific Tbk yakni Star Energy Geothermal dipastikan bakal menerbitkan dua obligasi dalam bentuk green bond. Kedua green bond yang akan dirilis oleh perusahaan energi di sektor panas bumi itu bernilai total USD1.11 miliar. Dengan rincian green bond pertama senilai USD320 juta dan green bond kedua senilai USD790 juta. Tranche pertama memiliki tenor 8 tahun dan tranche kedua selama 18 tahun.

*MIKA -2.31%, Pemerintah akan menetapkan harga swab test atau PCR test maksimal IDR900.000. Keputusan itu disampaikan oleh Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Airlangga Hartarto. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk mengungkapkan bahwa pihaknya akan mematuhi aturan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah menghadapi pandemi Covid-19.

Technical Insight

*IHSG Daily, 5,004.33(+0.10%), test resistance at 5,028, trading range 4,960 - 5,028. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator RSI optimized masih bergerak naik.Pada periode weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline. dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 4,960 dan daily resistance di 5,028. Cut loss level di 4,915.

*ITMG Daily, 8,100 (+0.31%), trading buy, trading range 8,000 - 8,250. Indikator MFI optimized masih cenderung naik dan koreksi indikator RSI optimized relatif tertahan. Daily support di 8,000 dan daily resistance di 8,250. Cut loss level di 7,950.

*KLBF Daily, 1,590 (+1.60%), trading buy, trading range 1,580 - 1,615. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 1,580 dan daily resistance di 1,615. Cut loss level di 1,550.

*ADRO Daily, 1,130 (+0.44%), trading buy, trading range 1,100 - 1,150. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Perkiraan daily support di 1,100 dan daily resistance terdekat di 1,150. Cut loss level di 1,090.



Simak Video "Blak-blakan Hubungan Mesra Jokowi-Pangeran UEA"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)