Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 29 Des 2019 15:40 WIB

Tepis Salah Masa Lalu, Said Didu: Jiwasraya Dirusak 2016-2018

Vadhia Lidyana - detikFinance
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan permasalahan di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sudah cukup lama, tepatnya sejak tahun 2006. Namun, hal itu ditepis oleh Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu melalui cuitannya di akun Twitter @msaid_didu.

Said menuturkan, krisis moneter tahun 1998 memang juga memberi andil pada keterpurukan kinerja keuangan Jiwasraya. Namun, memasuki tahun 2009, hingga tahun 2014 kinerja keuangan berangsur membaik.

Akan tetapi, di tahun 2016 hingga 2018, kinerja perusahaan kembali memburuk. Bahkan, ia menyinggung ada perusak di masa itu.

"Betul jeblok karena dampak krisis 1998 - karena itulah diperbaiki dan bagus mulai 2009. Tahun 2014 sangat baik tapi dirusak 2016-2018. Hal yang sama juga terjadi pada Garuda, Mandiri, PTPN, Semen, dan BUMN lain. Apa perlu saya buka semua?" cuit Said, Sabtu (29/12/2019) pukul 10:03 WIB.


Said juga menduga ada pengalihan isu yang dilakukan oleh perampok Jiwasraya untuk menutupi jejak.

"Sepertinya para perampok Jiwasraya 2016-2018 turunkan pembuat meme, buzzer, dan 'jubir' pengalihan isu. Ini wajar karena terkait dengan perampokan puluhan triliun dan dampak lainnya. Mari kita lawan perampok-perampok negara," lanjut dia di Twitternya.


Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, jika ada pihak yang menyatakan masalah baru muncul sejak 2017 maka ada dugaan usaha menutupi kerusakan Jiwasraya sejak lama.

"Jadi ya saya katakan lagi justru kalau ada yang mengatakan Jiwasraya kasusnya hanya 2017 ini justru ada usaha-usaha untuk menutupi kerusakan Jiwasraya sejak 2006," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).


"Malah bisa membuat yang harusnya, saya belum tahu ya, ada pelanggaran malah jadi nggak ada pelanggaran," sambungnya.

Simak Video "Kejagung Buka Suara Soal Fee Broker Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com