Ratusan Ribu Nasabah KUR BRI Dapat Keringanan Kredit

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2020 17:50 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah melakukan restrukturisasi pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) kepada lebih dari 125.000 nasabah.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan nilai pinjaman mencapai Rp 1,9 triliun. Dia menjelaskan keringanan yang diberikan oleh BRI menyesuaikan dengan kemampuan membayar masing-masing nasabah.

Dia menjelaskan skema restrukturisasi yang diberikan mulai dari perpanjangan jangka waktu kredit atau penjadwalan kembali, penundaan angsuran pokok, perubahan skim kredit hingga penyesuaian cara angsuran sesuai hasil penilaian bank terhadap penurunan usaha debitur.

"Restrukturisasi yang diberikan oleh BRI dilakukan untuk membantu dan meringankan nasabah karena dampak COVID-19 terhadap masing-masing pelaku usaha," kata Supari dalam siaran pers, Rabu (29/4/2020).

Dia mengungkapkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) BRI mampu bertahan di tengah pandemi.

"BRI juga mencatat pelaku UMKM yang berupaya memenuhi kewajibannya secara normal meskipun usaha mereka mengalami penurunan," jelas dia.

Menurut Supari, keringanan kredit yang diberikan oleh BRI adalah komitmen perusahaan untuk menyelamatkan pelaku UMKM di Indonesia.



Simak Video "Hore! Bunga KUR Turun Menjadi 6% di 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)