Terpapar Corona, Kredit Diproyeksi Cuma Tumbuh 4% Tahun Ini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2020 11:10 WIB
Pengembalian Uang Korupsi Samadikun

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menyerahkan secara simbolis kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A. Arianto (ketiga kanan) uang ganti rugi korupsi Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) dengan terpidana Samadikun Hartono di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun Hartono terbukti korupsi dana talangan BLBI dan dihukum 4 tahun penjara serta diwajibkan mengembalikan uang yang dikorupsinya sebesar Rp 169 miliar secara dicicil. Grandyos Zafna/detikcom

-. Petugas merapihkan tumpukan uang milik terpidana kasus korupsi BLBI Samadikun di Plaza Bank Mandiri.
Foto: grandyos zafna
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pertumbuhan kredit bank sekitar 3-4% di tahun ini. Hal itu berdasarkan proyeksi bank dalam rencana bisnisnya.

"Kalau kita perkirakan dari berbagai angka proyeksi perbankan dalam bussiness plan kredit growth di akhir tahun sekitar 3-4%," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam acara Kajian Tengah Tahun Indef, Kamis (23/7/2020).

Wimboh menjelaskan, pertumbuhan kredit bank pada Mei sekitar 3%. Angka ini lebih rendah dibanding Mei pada tahun lalu sekitar 6%.

Dia menuturkan, pertumbuhan kredit itu diperkirakan masih akan turun pada Juni 2020.

"Kredit growth ini sudah turun hanya menjadi sekitar 3%. kredit growth-nya di mana tahun kemarin adalah 6% bahkan 3% itu adalah angka Mei dan kalau kita lihat ini nanti angka Juni kelihatannya masih turun credit growth-nya," katanya.

Menurut Wimboh, pertumbuhan kredit bank bakal naik lagi pada Juli dan diharapkan pada tahun depan menuju normal.

"Dan di angka Juli kelihatannya akan sudah mulai naik credit growth dan nanti kita harapkan di 2021 akan back to normal," ujarnya.



Simak Video "Santap Sepuasnya di Resto Berkelas Lewat 'Makan Bareng Mega'"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ang)