Ruwetnya Perjalanan Kasus Jouska hingga Digugat Rp 64 M

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 19 Nov 2020 14:46 WIB
Jouska
Foto: Dok. Jouska
Jakarta -

Sebanyak 45 orang eks nasabah Jouska melalui kantor hukum Munde Herlambang & Partners melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan tersebut telah diterima dengan register perkara No.676.Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst pada 19 November 2020.

Para eks nasabah itu menggugat pemilik sekaligus Direktur Utama PT Jouska Financial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno. Selain itu, nasabah juga menggugat 6 perusahaan sekuritas dan 3 individu lainnya.

Semakin ruwetnya kasus investasi ini berawal dari ramainya kicauan para klien Jouska di Twitter pada pertengahan tahun lalu. Mereka merasa dirugikan dengan cara kerja perencana keuangan tersebut.

Kebanyakan dari keluhan para nasabah itu sama, Jouska Indonesia memiliki akses untuk mengelola portofolio investasi saham para kliennya. Padahal Jouska Indonesia adalah perencana keuangan yang berlaku hanya memberikan perencanaan keuangan kliennya dan diharamkan mengelola langsung dana kliennya.

Anehnya, rata-rata para klien Jouska mengeluhkan hal yang sama. Dana investasinya dibelikan saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK). Pembelian juga dilakukan saat LUCK pertama kali mencatatkan sahamnya atau IPO pada akhir 2018.

Padahal saham IPO sangat berisiko lantaran belum diketahui kinerja fundamental perusahaannya. Saham ini memang sempat menguat tinggi hingga Rp 2.000-an, tapi sekarang nilai saham menyusut drastis tinggal Rp 312 per lembar saham.

Menariknya lagi, rata-rata nasabah yang mengeluh itu mengaku sudah meminta Jouska untuk menjual saham itu. Namun permintaan itu tidak dilakukan dan akhirnya mereka mengalami kerugian. Ada yang portofolio investasinya turun Rp 30 juta, Rp 50 juta hingga mencapai Rp 100 juta.

Apa kata regulator? simak halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3