Jokowi Bisiki Erick Thohir saat Peluncuran Bank Syariah, Soal Apa Ya?

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 04 Feb 2021 12:12 WIB
Erick Thohir, Blak-blakan soal strategi Jokowi-Amin di Jawa Barat
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku ia dibisiki oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat peluncuran PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Apa yang disampaikan Jokowi?

"Kemarin ketika Bapak Presiden pada saat meluncurkan (BSI) membisikkan saya 'Pak Menteri, logonya bagus tapi titip usahanya harus bagus'," tutur Erick di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tayang di YouTube, Kamis (4/2/2021).

Erick menjelaskan bahwa sejak awal memimpin Kementerian BUMN melakukan transformasi pada 3 hal, yaitu akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme.

"Dalam perjalanannya transformasi tentu grup BUMN juga harus dilandasi fokus kepada bisnisnya dan juga strategic planning jangka panjangnya pasca COVID-19," ujarnya.

Setidaknya, bank-bank BUMN dikatakan Erick mampu bertahan di tengah persaingan pada industri perbankan. Dia pun meminta jajaran direksi dan komisaris BSI mampu menjalankan amanah yang telah diberikan.

"Kita harus memastikan dengan adanya bank syariah di Indonesia ada keberpihakan dan kesetaraan untuk market yang memang percaya dengan industri financial syariah ini," tambahnya.

Untuk diketahui, BSI adalah penggabungan PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Syariah Mandiri. BSI menggunakan kode saham BRIS di Bursa Efek Indonesia.

BSI diresmikan oleh Jokowi pada 1 Februari 2021. Setidaknya, ada empat arahan yang disampaikan Jokowi untuk bank yang baru berdiri tersebut.

Pertama, Jokowi ingin Bank Syariah Indonesia terbuka. Menurut Jokowi, bank tersebut harus menjangkau lebih banyak masyarakat di Tanah Air.

"Jadi jangan berpikir Bank Syariah Indonesia ini hanya untuk umat muslim saja, yang non muslim pun juga harus diterima dan disambut baik menjadi nasabah Bank Syariah Indonesia," kata Jokowi, Senin (1/2/2021).

Kedua, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia memaksimalkan penggunaan teknologi. Hal ini untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan lembaga keuangan.

Ketiga, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia agar menarik milenial. Dia bilang, jumlah generasi milenial saat ini mencapai 25,87% dari total penduduk Indonesia.

Terakhir, Jokowi meminta Bank Syariah Indonesia memiliki produk dan layanan keuangan yang kompetitif, harus bisa melayani berbagai segmen mulai dari UMKM, korporasi dan ritel.

Lihat Video: Jokowi ke Bank Syariah: Sambut Baik Nasabah Nonmuslim, Gaet Milenial

[Gambas:Video 20detik]



(toy/zlf)