Bank Sentral Nigeria Blokir Semua Rekening Bitcoin

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2021 17:22 WIB
Bitcoin cetak rekor
Ilustrasi/Foto: Tim Infografis, Mindra Purnomo
Jakarta -

Bitcoin cs dilarang masuk perbankan Nigeria. Bank Sentral Nigeria (Central Bank of Nigeria/CBN) telah memerintahkan seluruh bank dan lembaga keuangan segera menutup rekening yang kedapatan bertransaksi dengan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Keputusan ini sekaligus menegaskan transaksi dengan Bitcoin cs dilarang mulai Jumat (5/2/2021) kemarin. Bank Sentral Nigeria juga mengeringatkan seluruh bank dan lembaga keuangan sanksi yang berat bagi yang tak mengindahkan larangan tersebut.

Sikap keras Bank Sentral Nigeria muncul setelah pada Oktober 2020 lalu terjadi protes massal melawan brutalitas polisi yang dikenal sebagai sebutan Special Anti-Robbery Squad (SARS). SARS diduga yang membuat penyelenggara menerima Bitcoin untuk pendanaan setelah pemerintah memblokir platform pembayaran lokal untuk mengumpulkan sumbangan.

"Ada garis langsung yang dapat ditarik dari protes EndSARS - yang sebagian dilakukan dengan pendanaan dari cryptocurrency meskipun CBN membatasi beberapa akun - ke peraturan terbaru ini," kata Joachim MacEbong, seorang analis senior di SBM Intelligence di Lagos dikutip dari Bloomberg, Sabtu (6/2/2021).

"Instruksi terbaru ini akan membuat kasus adopsi cryptocurrency lebih baik daripada argumen lainnya. Seseorang menjanjikan kebebasan, sementara status quo hanya memperkuat batasan," tambahnya.

Tonton juga Video: Prediksi NTT: Nilai Tukar Bitcoin Turun, Cryptojacking Ditinggalkan

[Gambas:Video 20detik]



(hns/hns)