Pandemi Corona Bikin Bank Fokus Pada Layanan Digital

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 17 Jul 2021 21:30 WIB
Fintech
Foto: Tim Infografis Zaki Alfarabi
Jakarta -

Perbankan merupakan salah satu sektor esensial yang bisa tetap beroperasi selama masa PPKM Darurat di kala pandemi COVID-19. Salah satunya PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang fokus transformasi digital untuk memenuhi kebutuhan dan kenyamanan transaksi nasabah.

Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki mengungkapkan transaksi digital ini mulai dari D-Bank, Danamon Online Banking, SMS Banking sampai ATM.

"Bank Danamon terus mendorong transaksi digital yang disediakan dalam berbagai pilihan kepada nasabah," jelas dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/7/2021).

Yas menjelaskan jika generasi muda merupakan salah satu target yang akan dibidik oleh bank. "Untuk menggaet mereka, kami harus digital savvy dan berpikir mengedukasi literasi keuangan," jelas dia.

Dia menyebut sejak COVID-19 varian delta ini tersebar di Indonesia banyak pegawai, nasabah dan mitra Bank Danamon yang terinfeksi. Karena itu Bank Danamon fokus menurangi penyebaran virus dan meminta pegawai untuk bekerja dari rumah.

Yashusi mengatakan 65 tahun bukanlah proses yang singkat bagi Danamon. Meski tahun 2020 dan awal tahun ini, kita dihadapkan pada banyak tantangan seperti kondisi ekonomi tidak menentu dan situasi yang sulit akibat pandemi, Danamon tetap dapat mengukir berbagai pencapaian.

Kesuksesan Danamon tidak mungkin terjadi tanpa kerja keras dan dedikasi karyawan, mitra usaha, para nasabah dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi membawa Danamon menjadi salah satu bank terbesar dan terpercaya di Indonesia.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua tentunya yang menjadi motivasi bagi Danamon untuk terus hadir memberikan pelayanan dan kinerja yang lebih baik. Walaupun masih dalam masa pandemi covid-19, kami ingin mengajak setiap lapisan masyarakat untuk optimis menatap ke depan, bersatu dan berkolaborasi dalam menghadapi masa krisis ini," ujar dia.