Menaker: Pembayaran JHT Paling Lama 5 Hari!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 28 Apr 2022 17:15 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan CEO Huawei Indonesia Jacky Chen menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Kemnaker dengan Huawei Indonesia.
Foto: Dok. Kemnaker: Menaker Ida Fauziyah
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan ada sejumlah ketentuan baru dalam klaim jaminan hari tua (JHT). Ketentuan yang baru itu diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Ida menegaskan pembayaran manfaat JHT paling lama 5 hari dengan catatan persyaratannya lengkap.

"Pembayaran manfaat JHT paling lama 5 hari, saya ulangi paling lama 5 hari kerja sejak pengajuan dan persyaratan diterima secara lengkap dan benar oleh BPJS Ketenagakerjaan," katanya dalam konferensi pers, Kamis (28/4/2022).

Selain itu, pekerja tetap dapat mengajukan klaim meski ada tunggakan iuran JHT. Menurut Ida, tunggakan iuran wajib itu akan ditagih BPJS Ketenagakerjaan ke pengusaha.

"Jadi hak pekerja atau buruh atas manfaat JHT ini tidak akan hilang," ujarnya.

Sebagai tambahan, Ida mengatakan, ada ketentuan baru untuk klaim JHT bagi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau kontrak. Serta, klaim manfaat JHT bagi peserta bukan penerima upah (BBU).

(acd/hns)