Nabung di Bank Digital Nggak Perlu Mikir Biaya Admin

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 16 Mei 2022 14:48 WIB
Salah seorang nasabah Bank BTN sedang menerima penjelasan bagaimana akses layanan perbankan melalui layar digital dari pegawai Bank BTN kantor cabang Jakarta Harmoni di Jakarta, Jumat (4/9). Hari Pelanggan Nasional menjadi memomentum bagi Bank BTN untuk memberikan layanan lebih baik, mudah dan cepat pada masa pandemi Covid-19 melalui digital banking yang sudah disiapkan perseroan guna menjawab kebutuhan nasabah. Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini menginspirasi perseroan untuk menyiapkan segala kebutuhan nasabah dengan banyak pilihan produk dan kesiapan layanan yang mudah diakses melalui digital banking BTN.
Ilustrasi Bank Digital/Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

Bank digital kini menjadi salah satu pilihan untuk menabung. Terutama generasi muda yang lebih gemar bertransaksi digital dibandingkan ke kantor cabang.

Selain itu bank digital juga lebih hemat karena tidak mengenakan biaya administrasi seperti yang dikenakan bank konvensional setiap bulan.

Salah satunya Allo Bank yang memberikan kemudahan menabung dan bertransaksi langsung melalui ponsel.

"Tenang, karena Alo Pay and Allo Pay+ tidak ada biaya administrasi bulanan," tulisnya dikutip Senin (16/5/2022).

Untuk saldo maksimum Allo Pay maksimal Rp 2 juta. Kemudian Allo Pay+ Rp 10 juta.

Kemudian limit incoming bulanan Allo Pay Rp 20 juta dan Allo Pay+ sebesar Rp 20 juta. Biaya admin Allo Pay dan Allo Pay+ Rp 0 dan saldo minimum untuk Allo Pay dan Allo Pay+ Rp 0.

Untuk Allo Prime saldo maksimum tanpa limit. Saldo minimum Rp 0. Minimum setoran awal tanpa limit, minimum saldo ditahan Rp 0.

Selanjutnya biaya di bawah saldo minimum Rp 0, biaya dorman Rp 0, biaya penutupan rekening Rp 0 dan suku bunga per tahun 4%.

Sedangkan untuk deposito minimum setoran awal Rp 10 juta dan pajak (jika total saldo di bank lebih dari Rp 7,5 juta. Total saldo sama dengan saldo di Allo Prime + Saldo di Deposito 20%.

(hns/hns)