Gubernur Bank Sentral Jepang Dirawat di RS, Absen Rapat Suku Bunga

Gubernur Bank Sentral Jepang Dirawat di RS, Absen Rapat Suku Bunga

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 11 Jun 2026 12:38 WIB
Japans Prime Minister Fumio Kishida shows new banknotes with Bank of Japan (BOJ) Governor Kazuo Ueda, on the day of the new notes of 10,000 yen, 5,000 yen and 1,000 yen went into circulation, at the BOJ headquarters in Tokyo, Japan July 3, 2024. REU
Bank of Japan (BOJ) Governor Kazuo Ueda/Foto: REUTERS/Issei Kato
Jakarta -

Gubernur Bank of Japan (BOJ) atau Bank Sentral Jepang, Kazuo Ueda, dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Ueda akan absen dalam rapat kebijakan moneter pada 15-16 Juni.

BOJ diperkirakan kembali menaikkan suku bunga pekan depan ke level tertinggi dalam sekitar tiga dekade terakhir. Langkah tersebut guna meredam tekanan inflasi yang meningkat akibat perang Iran.

Dikutip dari Reuters, Kamis (11/6/2026), ini adalah pertama kalinya Gubernur BOJ tidak hadir dalam rapat penentuan suku bunga dalam format yang sudah berlaku sejak 1998.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam keterangannya, BOJ mengatakan Ueda tetap akan menyampaikan pandangan kebijakannya melalui pernyataan tertulis, namun tidak akan ikut memberikan suara dalam rapat pekan depan.

ADVERTISEMENT

Ueda yang berusia 74 tahun diperkirakan menjalani perawatan sekitar dua pekan akibat kista hati yang terinfeksi. Selama masa pemulihan, ia akan tetap bekerja secara jarak jauh dan diharapkan dapat menghadiri rapat kebijakan berikutnya pada 30-31 Juli.

Direktur Strategi Suku Bunga Nomura Securities, Mari Iwashita mengatakan, absennya Ueda diperkirakan tidak mempengaruhi keputusan kenaikan suku bunga yang sudah banyak diantisipasi pasar. Namun, kondisi tersebut dinilai dapat menyulitkan komunikasi BOJ terkait arah kebijakan moneter berikutnya.

"Tanpa kehadiran Ueda, BOJ mungkin memilih untuk tidak memberikan sinyal yang terlalu jelas mengenai jalur suku bunga ke depan. Mengingat belum pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga gubernur pulih sepenuhnya, prospek kenaikan suku bunga berikutnya pada tahun ini juga menjadi lebih tidak jelas," kata dia.

Wakil Gubernur BOJ Ryozo Himino akan memimpin rapat peninjauan suku bunga menggantikan Ueda. Sementara itu, Wakil Gubernur lainnya, Shinichi Uchida, akan memimpin konferensi pers setelah rapat berakhir.

Pengumuman ini muncul tidak lama setelah BOJ pada akhir Mei menyatakan bahwa Wakil Gubernur Shinichi Uchida telah keluar dari rumah sakit setelah menjalani pemulihan usai perawatan leukemia.

Di pasar keuangan, nilai tukar yen relatif stabil terhadap dolar AS di kisaran 160,5 yen per dolar. Level tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena pada masa lalu pernah memicu intervensi pemerintah Jepang di pasar valuta asing.

Lihat juga Video Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat Takkan Mundur Usai Trump Dilantik

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads