Menabung dan Investasi, Ini Perbedaan dan Untung-Ruginya

Nurcholis Maarif - detikFinance
Jumat, 27 Agu 2021 11:13 WIB
Ilustrasi Menabung dan Investasi
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Menabung dan investasi adalah dua hal yang berbeda. Menabung merupakan menyimpan uang untuk kebutuhan jangka pendek yang bisa dicairkan atau diambil kapan pun, sedangkan investasi merupakan proses mengembangkan uang dengan tujuan jangka panjang.

Dilansir Investopedia, kata kunci penting yang membedakan menabung dan investasi adalah faktor risiko. Karena digunakan dalam jangka waktu pendek, menabung tentu memiliki faktor risiko lebih rendah dibandingkan investasi.

Misalnya saja menabung di sebuah tabungan biasa di bank, memiliki risiko yang kecil untuk kehilangan uang, tetapi uang tersebut tidak akan bertambah. Beda halnya dengan investasi yang berpotensi memiliki keuntungan lebih banyak dari uang yang diinvestasikan di awal.

Namun pada sisi lain, investasi juga berpotensi untuk merugi. Inilah yang membuat investasi lebih berisiko dibanding menabung. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa keuntungan dan kekurangan investasi dan menabung.

Investasi

Investasi dilakukan untuk target dan jangka waktu panjang, misalnya untuk 10-20 tahun. Investasi juga biasanya digunakan untuk kebutuhan di masa yang panjang seperti untuk biaya kuliah anak hingga persiapan pensiun. Sebelum berinvestasi, sebaiknya pahami dulu tentang jenis hingga risiko investasi yang dipilih.

Ada jenis investasi yang memiliki risiko kecil seperti emas dan reksa dana. Harga emas yang cenderung naik tiap tahun, meskipun sedikit demi sedikit, menjadi pilihan banyak orang berinvestasi dalam instrumen tersebut. Sehingga emas lebih cocok digunakan sebagai investasi jangka panjang.

Lalu ada juga investasi yang resikonya fluktuatif seperti saham. Investasi saham merupakan salah satu instrumen investasi yang punya risiko tinggi. Hal ini mengingat fluktuasi di pasar saham yang terjadi setiap hari akan mempengaruhi imbal hasil dari saham yang dimiliki.

Di sisi lain, dalam berinvestasi saham bisa memberikan return yang paling agresif dan menarik di antara instrumen investasi lainnya. Investor juga perlu memantau pergerakan harga saham, kondisi perusahaan, dan juga sentimen yang muncul.

Menabung

Berbeda dengan investasi, menabung biasanya dilakukan hanya untuk menyimpan uang sebagai persiapan keadaan darurat jika sewaktu-waktu membutuhkan uang cepat. Selain itu, menabung juga dilakukan jika seseorang mempunyai target jumlah uang yang akan dikumpulkan dan akan digunakan untuk tujuan tertentu dalam waktu dekat.

Misalnya, untuk berlibur di akhir tahun maka sisihkan uang untuk disimpan. Biasanya jumlah uang yang dibutuhkan dan uang yang akan disisihkan setiap bulannya sudah ditentukan dalam tenggat waktu tertentu.

Ada berbagai jenis tabungan yang dapat digunakan masyarakat. Mulai dari tabungan konvensional, tabungan berjangka, tabungan haji, tabungan anak hingga tabungan giro. Lalu ada juga tabungan yang tujuannya untuk investasi.

Namun tabungan jenis ini, misalnya deposito, berbeda dengan tabungan konvensional karena memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh nasabah. Umumnya tabungan ini hanya membantu memudahkan mereka yang ingin berinvestasi atau mengembangkan uang, dan berbeda dengan menabung untuk menyimpan.

Jika sudah mengetahui perbedaanya, mulai sekarang Anda bisa menyisihkan uang untuk menopang finansial di masa depan. Tak perlu repot, cukup manfaatkan fitur-fitur yang ada di dompet digital DANA, biar biar Bebas Gaptek.

Fitur DANA yang dimaksud adalah DANA Goals & eMAS. Dengan menggunakan DANA Anda bisa mulai mengatur keuangan dengan DANA Goals agar dapat menyisihkan uang dari gaji dengan terencana untuk mencapai target finansial. Anda juga bisa mulai investasi emas dengan eMAS.

Selain itu, transaksinya juga dijamin aman karena ada DANA Protection yang dilengkapi sistem keamanan berlapis dan dinamis serta memberikan garansi 100% uang kembali sesuai syarat & ketentuan di aplikasi DANA.

(akd/ara)