ADVERTISEMENT

THR Dipakai Buat Bayar Utang, Ini Tips Biar Lebaran Dompet Tetap Tebal

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2022 14:01 WIB
Ilustrasi THR
THR Dipakai Buat Bayar Utang, Ini Tips Biar Lebaran Dompet Tetap Tebal/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu hal yang dinanti menjelang Lebaran. THR menjadi tambahan amunisi menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk belanja, investasi, bahkan membayar utang.

Menurut Perencana Keuangan Andy Nugroho, alokasi THR untuk membayar utang harus melihat dulu kebutuhan masing-masing. Jika kebutuhan Lebaran lebih besar, maka itu yang lebih baik diprioritaskan.

"Pembagiannya adalah 90% digunakan untuk Lebaran, 10% untuk menabung. itu komposisi yang istilahnya menitikberatkan untuk kebutuhan-kebutuhan lebaran," kata Andy kepada detikcom, Selasa (19/4/2022).

Kemudian, THR bisa dialokasikan menjadi tiga bagian, antara lain untuk kebutuhan Lebaran, menabung, dan membayar utang.

"Ada lagi yang misalnya mereka punya utang-utang jangka pendek yang tidak terlalu besar bisa dibagi tiga. Masing-masing 30% atau 40% untuk Lebaran, kemudian 30% untuk menabung, sisa 30% lagi untuk bayar utang, dan ini tergantung juga kondisi setiap orang," ujar Andy.

Bagaimana jika biaya mudik memakan alokasi THR yang cukup besar? Andy mengatakan sah-sah saja karena baru bisa kembali ke kampung halaman setelah dua tahun dilarang mudik.

"Tapi, misalnya buat beberapa orang yang itu tadi karena secara psikologis udah dua tahun nggak pulang kampung. terus kangen sama orang tuanya.
ya mungkin mereka akan lebih fokusnya untuk berlebaran dulu," katanya.

Lebih lanjut, jika utangnya bersifat jangka panjang dan nominalnya besar, seperti kredit mobil, maka tinggal dibagi saja. Ia menyarankan THR diprioritaskan untuk kebutuhan Lebaran.

"Atau misalnya, utangnya adanya utang-utang jangka panjang yang nominalnya besar, kaya kredit mobil lah, gitu kan, ya kalo memang mau dipakai bayar utang, tinggal dibagi aja. Mending diproritaskan untuk berlebaran, atau ditabung dulu lah," pungkasnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT