Follow detikFinance
Jumat 28 Oct 2016, 11:45 WIB

BUMI, Saham 'Zombie' yang Bikin Geger

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
BUMI, Saham Zombie yang Bikin Geger Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Tentu Anda penasaran kenapa BUMI disebut saham 'zombie'?

Mengutip Analis Saham Ellen May, saham 'Zombie' adalah sebutan untuk saham yang bangkit hari ini, selama beberapa hari, atau mungkin hanya beberapa jam, dan bisa kembali ke liang kubur.

Tidak tanggung-tanggung kebangkitan saham 'zombie' ini bisa mengalami lonjakan luar biasa.

Contohnya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami lonjakan beberapa kali sampai mentok batas atas (Auto Reject Atas), yang artinya ia menguat lebih dari 30% sehari.

Demikian pula contoh lainnya, saham-saham lain yang satu group dengan BUMI, yaitu saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Darma Henwa (DEWA), dan PT BUmi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Bukan saham 'zombie' namanya jika pergerakannya tidak liar. Semudah ia melesat ke atas, demikian pula sangat mudah ia dibanting ke bawah. Seperti itulah yang terjadi pada saham BUMI, ENRG, DEWA, BRMS pada perdagangan 27 Oktober 2016.

Jika kita menilik lebih jauh, sekitar tujuh tahun lalu, saham yang terafiliasi Grup Bakrie menguasai perdagangan bursa sehingga saham-saham tersebut sangat populer di kalangan investor.

Namun saham-saham tersebut di lain hari justru mengalami penurunan signifikan, hingga ke level Rp 50 (Level terendah untuk perdagangan di pasar reguler BEI).

Kemarin saham Bakrie kembali mendominasi perdagangan di BEI, namun hal tersebut tidak bertahan lama, karena pada sesi berikutnya saham tersebut kembali ke level Rp 50-an.

Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/10/2016), hingga pukul 10.49 waktu JATS, saham BUMI naik 4 poin (2,12%) ke Rp 193. Saham BUMI ditransaksikan sebanyak 10.824 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 9.316.041 saham senilai Rp 183,5 miliar. Tak berselang lama, saham BUMI justru melorot. Hingga pukul 11.10 waktu JATS, saham BUMI turun 4 poin (2,12%) ke Rp 185.

BUMI, Saham 'Zombie' yang Bikin GegerFoto: Dewi Rachmat Kusuma

Belakangan ini, saham BUMI memang naik-turun secara drastis. Bahkan, dalam sehari kenaikannya sempat mencapai 34%. Bangkitnya saham BUMI ini bikin geger kalangan investor di pasar modal.

Padahal, sejak 5 November 2015, saham BUMI nangkring di level Rp 50 alias gocap. Saham BUMI kembali bergerak pada 13 Juni 2016.

Saham perusahaan tambang Grup Bakrie ini pernah menjadi market maker alias penggerak pasar di masa jayanya. Sejak IPO di tahun 1990 lalu di harga Rp 4.500 per lembar, sahamnya sempat naik-turun dan sampai di posisi tertingginya sepanjang masa di Rp 8.750 selembar.

Apa penyebab kebangkitan saham BUMI ini?

Analis First Asia Capital David Sutyanto menyebutkan, saat ini perseroan tengah menghadapi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Perseroan memberikan 2 tawaran kepada para pemberi utang, menyetujui pembayaran utang dengan konversi saham BUMI atau menolak. Jika menolak, artinya BUMI dipailitkan dan para investor tidak mendapatkan apa-apa.

Saat ini, para kreditor PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengajukan permohonan perpanjangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). (drk/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed