ITDC Gelontorkan Rp 16,9 M Buat Bebaskan Lahan Mandalika

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 05 Okt 2020 11:15 WIB
Konsep KEK Mandalika
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta -

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mempercepat proses pembebasan lahan enclave pada proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) The Mandalika. Saat ini proses pembebasan lahan telah memasuki tahapan konsinyasi (penitipan uang ganti rugi) di Pengadilan Negeri Praya mengingat pemilik lahan tidak sepakat dengan nilai hasil appraisal.

Proses konsinyasi ini mengacu UU Nomor 2 Tahun 2012. Untuk tahap pertama, telah didaftarkan dan disetorkan oleh pihak ITDC ke PN Praya untuk dikonsinyasi kepada 9 orang pemilik lahan enclave untuk tanah seluas 16.992 m2 dengan total dana sekitar Rp16,9 miliar pada 11 September.

"Proses pembebasan lahan enclave terus kami upayakan di tengah situasi pandemi ini, dan kami optimis melalui konsinyasi ini proses akan selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kami juga memastikan bahwa proses pembebasan lahan ini tidak akan mengganggu kegiatan pembangunan The Mandalika, khususnya pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK)," ujar Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC, Ngurah Wirawan dalam keterangannya, Senin (5/10/2020).

"Saat ini, pembangunan tetap berjalan sesuai rencana karena kami hanya membangun di lahan yang masuk dalam HPL ITDC yang telah berstatus clean and clear,"

Lahan enclave adalah lahan yg terletak di dalam deliniasi KEK Mandalika, namun belum pernah dibebaskan oleh ITDC sebelumnya, serta tidak tumpang tindih dengan HPL ITDC. Saat ini, total lahan enclave seluas kurang lebih 9,51 ha (31 bidang) yang dalam proses pembebasan.

Dalam hal ini, ITDC telah menawarkan sejumlah skema pembebasan lahan kepada pemilik lahan enclave, antara lain pemberian ganti untung dan tukar guling. Nilai ganti untung maupun tukar guling adalah sesuai hasil appraisal yang telah ditentukan oleh penilai independen.

Di luar lahan enclave, seluruh lahan yang masuk HPL ITDC telah berstatus clean and clear berdasarkan hasil verifikasi oleh Tim Terpadu yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur NTB serta telah mendapat putusan hukum tetap dari Pengadilan.

Status lahan enclave ini berbeda dengan lahan yang diklaim kepemilikannya oleh warga. Untuk lahan enclave, ITDC mengakui dasar kepemilikan lahan enclave oleh pemilik. Oleh karena itu, saat ini tengah dilakukan proses pembebasan lahan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Muncul di Situs Penjualan Tiket MotoGP, Sirkuit Mandalika Sudah Siap?"
[Gambas:Video 20detik]