Tips Beli Rumah Buat Milenial, Pilih Rumah Baru atau Rumah Second?

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 07 Sep 2021 13:30 WIB
KPR
Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta -

Punya rumah bagi generasi milenial tentu bukan hal yang mustahil. Apalagi jika sudah punya penghasilan tetap dan berniat untuk membangun keluarga atau bahkan berinvestasi dalam bentuk properti.

Generasi milenial juga mungkin sempat dihadapi dilema antara memilih rumah baru atau rumah second. Founder Muda Keren Punya Property, Ruby Herman mengatakan, terdapat kelebihan dan kekurangan baik itu membeli rumah baru atau rumah second.

Jika membeli rumah baru sekarang, kelebihannya yaitu ada pada kebijakan pemerintah yang membebaskan PPN. Artinya, pengeluaran dana untuk membeli rumah akan berkurang karena tidak perlu membaya pajak.

"Di tahun 2021 ini pemerintah punya kebijakan, kebijakannya adalah PPN nya nggak usah bayar. Untuk pembelian rumah baru punya keuntungan yaitu 10%. Kan biasanya harus bayar PPN kalau di periode-periode sebelumnya, ini bagusnya sampai Desember 2021 khusus pembelian rumah baru bebas PPN senilai 10% artinya lebih murah dong," kata Ruby saat dihubungi detikcom, Selasa (7/9/2021).

Untuk mengetahui mana yang harus dipilih antara rumah baru dan rumah second, perlu dipahami terlebih dahulu mengenai perbandingan, kelebihan dan kekurangan. Menurut Ruby, rumah baru tentu menyediakan pengalaman yang baru bagi pemilik baik itu dari segi bangunan, lingkungan, suasana hingga fasilitas.

Dari segi pembayaran pun, rumah baru terbilang banyak pengembang yang memberikan promo untuk bangunan rumah baru. Ditambah dengan kebijakan PPN atau ada juga rumah subsidi.

"Kalau secara pembayaran untuk rumah baru ini juga nyaman selain tadi PPN nya nol kemudian juga promo-promo seperti KPR itu DP nya 5% bahkan ada juga mungkin dibantu lebih rendah lagi DP nya, tapi itu case for case artinya minimal rumah pertama itu 5% saja minimal DP nya," paparnya.

Selain itu, rumah baru yang diambil melalui KPR misalnya yang bekerja sama dengan perbankan berpeluang memberikan subsidi-subsidi atau promo-promo menarik untuk rumah baru. Dapat berupa subsidi bungan, DP ringan atau cicilan bulanan yang ringan.

"Ini juga dilihat milenial yang usianya di bawah 39 tahun ke bawah," ujarnya.

Lalu bagaimana dengan rumah second? Buka halaman selanjutnya.

Sementara itu, rumah second memiliki kelebihan berada di daerah dengan infrastruktur lingkungan yang sudah terbangun misalnya untuk fasilitas umum dan lingkungan masyarakat. Akan tetapi, Ruby bilang, kendala membeli rumah second biasanya membutuhkan uang muka yang cukup besar jika melalui KPR.

"Dan juga kalau rumah second nggak ada potongan PPN dan nggak berlaku, untuk pembayarannya yang menggunakan KPR lebih mudah pembayaran rumah baru, bunganya lebih tinggi," imbuhnya.

Adapun kelebihan pembelian rumah second biasanya dijual dengan harga yang lebih murah. Milenial yang berminat untuk membeli rumah second harus mengumpulkan biaya lebih jika ingin melakukan renovasi.

"Itu harus dipersiapkan, apalagi kita tau bekas banjir atau tidak, ini harus dilakukan pengecekan double. Terus apa yang terjadi di rumah itu kan kita nggak tau namanya rumah second ya kita terima apa adanya," ujarnya.

Terlepas dari pilihan rumah second atau baru, Ruby menyarankan agar generasi milenial memilih rumah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk pembelian rumah.

"Nah ketika teman-teman sudah punya sesuai dengan angsuran dan kemampuan silahkan teman-teman memilih apakah rumah second atau baru, dua-duanya punya plus dan minusnya," pungkasnya.

(dna/dna)