ADVERTISEMENT

Harga Jual dan Sewa Apartemen di Australia Bakal Naik, Ada Apa?

Aldiansyah Nurrahman - detikFinance
Senin, 23 Mei 2022 18:52 WIB
Apartemen Crown Group
Apartemen Crown Group/Foto: Dok Crown Group

Hal itu sedikit berbeda dengan tipe pembeli home occupiers. Meskipun harga akan meningkat, namun kebutuhan akan hunian akan tetap ada.

Australia masih mengalami housing shortage, sementara pertumbuhan penduduk Australia semakin bertambah. Saat ini jumlah penduduk Australia 26.063.139 jiwa dengan pertumbuhan rata-rata 1% setiap tahun. Berdasarkan data Treasury.gov.au dengan tren saat ini, jumlah penduduk Australia diprediksi mencapai 35,9 juta jiwa pada 2050.

Dampak penutupan perbatasan internasional terkait pandemi COVID-19 mengakibatkan penurunan jumlah migrasi selama enam kuartal secara berturut-turut. Pertumbuhan penduduk selama 12 bulan terakhir sepenuhnya disebabkan oleh peningkatan alami (penambahan 136.200 jiwa), sementara migrasi dari luar negeri negatif (berkurang 67.300 jiwa) selama periode tersebut.

Berdasarkan Biro Statistik Australia, pada akhir Juni 2019, 88.740 orang kelahiran Indonesia tinggal di Australia, 29,4% lebih banyak dari jumlah (68.570) pada 30 Juni 2009. Ini adalah salah satu komunitas migran terbesar di Australia, setara dengan 1,2% komunitas migran Australia dan 0,3% dari total populasi Australia.

Pembeli potensial telah memperkirakan kenaikan tarif untuk beberapa waktu dan telah mengantisipasinya dengan memiliki tabungan tambahan, dikarenakan pandemi dan pengetatan ikat pinggang. Diperkirakan rumah tangga Australia berhasil menghemat sekitar Rp 1.400 triliun selama pandemi COVID-19.

Pasokan hunian yang terbatas dan peningkatan pembeli menandakan banyak konsumen yang tidak sanggup memiliki rumah tapak. Maka unit apartemen menjadi pilihan yang lebih terjangkau.

Iwan meyakini skenario ini hanya akan semakin parah dalam dua tahun ke depan di mana akan lebih banyak unit apartemen yang akan terjual dibandingkan rumah tapak.


(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT