ADVERTISEMENT

Harga Rumah Bakal Ikut Naik Gegara BBM? Begini Jawaban Pengembang

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 08 Sep 2022 14:55 WIB
Infografis harga rumah bergerak liar
Ilustrasi Harga Rumah (Foto: Infografis detikcom/M Fakhry Arrizal)
Jakarta -

Akhir pekan lalu, Pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax. Kenaikan harga BBM diprediksi berdampak ke banyak sektor, termasuk sektor properti.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta Arvin Fibrianto Iskandar membenarkan kenaikan harga BBM berdampak pada ongkos produksi yang makin mahal. Ia menyebut harga material pasti akan naik.

"Sudah pasti ada kenaikan harga BBM, ada kenaikan barang material," katanya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI DKI Jakarta tahun 2022 di Hotel JS Luwansa Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/9/2022).

Terkait hal ini, pengembang disebut akan membuat keputusan yang lebih berkenan di masyarakat. Bahkan menurut Arvin, pengembang akan memberikan subsidi terhadap harga-harga tersebut. Meskipun hal itu akan menggerus margin keuntungan.

"Mungkin sedikit developer ini bersubsidi juga terhadap harga-harga tersebut. Sehingga ekspektasi keuntungan penjualan tidak sebesar yang diharapkan," sambungnya.

Namun secara perlahan REI berusaha menaikkan harga properti sedikit demi sedikit. Hal ini pun dilakukan secara bertahap.

"Cuman tetap kita berusaha menaikkan harga ini secara bertahap sedikit-sedikit," ungkapnya.

Sementara itu, terkait kenaikan harga rumah subsidi, Arvin menjelaskan jika pengembang mengharapkan adanya kenaikan harga menjadi Rp 180 juta. Namun hal itu tergantung juga dengan lokasi, sebab harga properti di masing-masing kota berbeda.

"Masing-masing wilayah berbeda-beda tuh. Menurut informasi yang saya tangkap, minimum itu di angka 180 juta, itu yang diharapkan," ungkapnya.

Kenaikan harga properti menjadi hal yang diharapkan REI dalam kondisi ini. Apalagi dengan adanya inflasi, perang dan kenaikan BBM, Arvin menyebut pihaknya mengharapkan adanya kenaikan 5%.

"Ini angin segara buat kita sih. Sehingga otomatis kenaikan properti ini kita harapkan bertahap sedikit. Dengan adanya inflasi, perang, di luar itu BBM naik, kita harapkan adanya kenaikan 5%," ujarnya.

Simak juga Video: Memanas! Massa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Terobos Kawat Berduri

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT