Saatnya Jadi Bos

Modal Kulit Kerang Bisa Dapat Rp 70 Juta! Mau Coba?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 23 Mar 2021 17:09 WIB
Boleh Dilirik! Bisnis Kulit Kerang Cetak Omzet Rp 70 Juta
Foto: Dok. Sabila Craft

Sejalan dengan itu, ia juga merapikan berbagai hal di Sabila Craft termasuk masalah pembukuan hingga inovasi produk.

"Pelan-pelan kita binaan Disperindag. Kita kadang diikutkan pameran-pameran nasional, dari situ kita juga kan akhirnya kenal dengan instansi pemerintah dengan Kemendag segala macam, program-program pemerintah itu kan banyak tentang ekspor segala macam, dari situ kita ikuti," katanya.

"Terus 2017 sampai ke sini alhamdulillah berbenah awal banget sampai rapi lagi. Dulu kan kita nggak punya juga pencatatan keuangan kita mulai buat, sisi produksi harus tercatat, inventaris segala macam dirapikan lagi. Terus 2017 pelan-pelan ekspor beberapa box melayani pasar luar nggak terlalu banyak," tambahnya.

Boleh Dilirik! Bisnis Kulit Kerang Cetak Omzet Rp 70 JutaBoleh Dilirik! Bisnis Kulit Kerang Cetak Omzet Rp 70 Juta Foto: Dok. Sabila Craft

Kemudian, pandemi COVID-19 melanda di awal tahun 2020 dan membuat vakum selama 6 bulan. Dalam 6 bulan itu ia melakukan berbagai evaluasi termasuk produk. Akhir tahun 2020, ia kembali bisa melakukan ekspor. Ia juga aktif memasarkan dagangannya melalui pameran.

"Terus 2020 akhir kita melayani pasar luar, kita ada order waktu itu 1000 pcs, terus beberapa bulan belakangan kita aktif ikut pameran, kita juga memasarkan lagi secara online mulai bangkit lagi,"ujarnya.

Produk kerajinan Sabila Craft seperti candle holder atau tempat lilin, cermin, piring, hingga mangkok. Harga jualnya pun bervariasi dari paling murah Rp 12.000 sampai paling mahal Rp 1 juta per pcs. Ia memperkirakan, saat ini pasar ekspornya mencapai 80% dan sisanya untuk domestik.

Barang-barang tersebut diekspor salah satunya ke Korea Selatan. Saat ini, ia tengah melakukan negosiasi dengan pembeli Amerika Serikat (AS), Spanyol, dan Kanada. Soal omzet jangan ditanya, ia bilang dalam sebulan bisa mencapai Rp 70 juta.

"Kalau omzet per bulan, bulan ini di bawah Rp 100 juta, Rp 70 jutaan," ujarnya.


(acd/ara)