2 UMKM Sukses Kibarkan Merah Putih di Pasar Global, Ini Ceritanya

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 14:16 WIB
UMKM Shopee
Foto: Screenshoot detikcom

Soal ekspor produk, di samping kualitas dan packaging, Hesti mengatakan pelayanan juga menjadi kunci penting. Untuk itu, dirinya selalu memastikan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen, salah satunya dengan menambah admin.

"Karena pengirimannya sangat jauh sekali jadi packaging-nya kami bedakan antara Indonesia dan ekspor. Dari segi kualitas juga kami perbaiki sehingga orang nggak cuma sekali order, tapi repeat order. Dari sini kita jadikan word of mouth sehingga akhirnya temen-temen konsumen di luar negeri akan ikut order di akun Shopee kami," katanya.

"Dari admin yang paling penting karena kita ada batas waktu untuk pengiriman dan orderan terus masuk. Jadi, sebelum ada acara seperti Shopee 7.7 atau promo lainnya, kita selalu menyiapkan adminnya dua kali lipat," paparnya.

Dari sekian banyak produk, Hesti menjelaskan flat shoes, high heels, dan tas menjadi produk terlaris di luar negeri. Ke depan, dirinya akan berinovasi menciptakan produk baru agar lebih up to date.

"Karena adanya ekspor, dari segi gudang kita sudah mempersiapkan dari stok. Kita juga berinovasi dari produknya karena semua produknya pure UMKM mulai dari sepatu, tas sehingga lebih up to date," katanya.

Di sisi lain, Head of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang turut mengapresiasi atas capaian UMKM lokal yang berhasil bersaing di luar negeri. Hingga kini, ada 180.000 pelaku usaha Indonesia yang berhasil melakukan ekspor lewat Shopee ke Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

"Saya sering mendapatkan banyak cerita dari pelaku UMKM, baik dari yang mulai dari nol atau tanpa ide hingga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih hingga ke negara lain," ungkapnya.

Balques menyebut Shopee akan terus mendorong UMKM Indonesia untuk maju dan berkembang. Upaya ini salah satunya diwujudkan melalui Program Shopee Ekspor dan Kampus Shopee Ekspor di Bandung, Semarang, dan Solo. Ke depan, Shopee berencana untuk mencetak 500.000 eksportir di tahun 2030.

"Kita juga membantu UMKM Indonesia memasarkan produk ke Brasil. Ini juga sejalan dengan semangat pemerintah. Kita juga dari 180.000 yang ekspor, paling tidak ada 50.000 produk lokal dari Shopee yang terjual setiap harinya ke luar negeri," katanya.

Kita punya target mudah-mudahan untuk punya 500.000 eksportir di tahun 2030 bisa tercapai. Ini bukan ambisi yang tidak mungkin dengan percepatan digitalisasi bisa terjangkau," pungkasnya.


(ncm/ega)