Top! Kakak Beradik Kantongi Ratusan Juta dari Bisnis Hair Care yang Viral

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 13 Okt 2021 07:05 WIB
Bisnis Brand Hair Care Dua Bersaudara Ini Beromzet Ratusan Juta
Foto: Dok. YPLOGY
Jakarta -

Di tengah pandemi COVID-19, bisnis Ellis Khairunisa dan Nurkholisa Dewi bisa berjalan manis. Produk perawatan rambut mereka masih menghasilkan omzet Rp 200 juta per bulan gara-gara viral di Instagram.

Dengan merek YPLOGY, kini pengiriman produk perawatan rambut mereka sudah sampai ke seluruh Indonesia hingga ke Taiwan. Produk yang mereka jual ramai dipesan melalui marketplace seperti Shopee hingga Tokopedia di atas 100 ribu pesanan.

"Untuk marketplace sekarang di atas 100 pesanan. Kalau omzet saat ini Rp 200 juta per bulan," kata Ellis saat berbincang dengan detikcom seperti ditulis Rabu (13/10/2021).

Meski demikian, bisnis bersaudara ini dijalani tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum akhirnya bisa memiliki produk hair care sendiri, mereka hanya menjual produk orang lain. Usaha itu dimulai pada akhir Juli 2020.

"Kita awalnya sebenarnya produk repack, aku memang beli produk yang aku jual sekarang. Nah saat pandemi produk kaya gini oke juga. Akhirnya 2020 Juli. Ya udah aku langsung ngomong ke Dewi ayo kita jualan ini. Nih mau ikutan nggak barengan berdua," jelasnya.

Bisnis Brand Hair Care Dua Bersaudara Ini Beromzet Ratusan JutaFoto: Dok. YPLOGY

Pada waktu itu, modal yang dikeluarkan kakak beradik ini hanya Rp 500.000. Saat itu, pertama kali berjualan, hanya dijual ke teman-teman dekat. Setelah itu, mereka melakukan strategi pemasaran di Instagram.

"Waktu itu pertama kali booming karena paid promote disalah satu akun publik. Waktu itu juga TikTok lagi naik daun juga, yang ngetren racun TikTok itu. Kita ikutan akhirnya. Kita akhirnya bikin video seakan-akan viral di TikTok. Kita promosiin di Instagram, ternyata bulan Agustus nggak sampai 1 bulan mulai jualan, itu udah mulai booming. Viralnya di Instagram," ungkapnya.

Sejak viral di Instagram, pesanan untuk produk hair care kakak beradik ini melonjak ke 1.500 pesanan. Saat itu, bisnis yang dijalankan hanya berdua saja. Jadi diakui saat booming, Ellis dan Dewi kewalahan untuk memenuhi pesanan.

"Karena kita terbatas modal, kewalahan, nggak punya karyawan, packing sampe jam 12 ketemu subuh, tidur tuh ga nyenyak mikirin pesanan. Sampai akhirnya 500 pesanan nggak bisa kita proses ke-cancel," bebernya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Tonton juga liputan Viral tempat menonton sunset asyik di pantai utara Jakarta berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]