ADVERTISEMENT

Saatnya Jadi Bos

Pria Ini Bisnis Mebel Hingga Viral di TikTok, Omzetnya Tembus Ratusan Juta

Kholida Qothrunnada - detikFinance
Rabu, 01 Jun 2022 11:00 WIB
Pria Ini Bisnis Mebel Hingga Viral di TikTok, Omzetnya Tembus Ratusan Juta
Pria Ini Bisnis Mebel Hingga Viral di TikTok, Omzetnya Tembus Ratusan Juta/Foto: Dok. Pribadi

Decorunic menjadi fokus utama Wahyu. Bahkan, dirinya mantap resign dari perusahaan tempat ia bekerja pada saat itu, untuk mengembangkan Decorunic.

"Dulunya, padahal Decorunic itu saya jadikan sambilan saja. Sembari membagi waktu juga untuk membangun Decorunic. Saya resign kerja tahun 2020, dari sebuah perusahaan penjualan herbal online. Yang tadi jadi content writer, saya juga sempat jadi manajer marketing di perusahaan tersebut. Tapi, sebelum saya mantap untuk resign saya memang sudah tata semua bagian elemennya terlebih dahulu. Jadi, saya sudah siap untuk resign. Saat ini saya memang fokus Decorunic. Kesibukan saya sekarang ya mengawasi kerja semua karyawan Decorunic mulai dari finance marketing, administrasi dan lain-lain," jelas pria asal Jepara itu.

Target pasar Decorunic itu sendiri dikatakan Wahyu lebih ke kalangan milenial muda, terutama orang yang baru punya rumah.

"Target kita lebih ke milenial atau pasangan milenial. Karena kan, biasanya mereka punya hunian dengan tipe dan model rumah yang relatif terbatas, dan nggak terlalu besar. Jadi, kita lihat dari situ. Dengan ruangan yang terbatas, pasti mereka harus punya furnitur yang hemat ruang, dan tidak makan tempat yang sekaligus secara fungsi ini bisa mencakup banyak hal. Dibanding beli satu furnitur, dengan satu fungsi. Jadi, dengan cara ini bisa bikin mereka hemat budget dan ruang," katanya.

Proses kreatif dari desain furniture Decorunic awalnya mulai dari melihat masalah yang ada pada customer. Lalu, tim akan mendiskusikan, secara lebih lanjut apa jawaban dan solusi dari permasalahan customer tersebut. Setelah sepakat, desain akan dibuat oleh tim visual.

"Terkait desain, fitur, dan fungsi. Kalau udah oke, baru dioper ke tim produksi. Lalu kita bikin campaign, buat promosi ke sosmed," tambah Wahyu.

Secara garis besar produk Decorunic bertema multifungsi dan hemat ruang. Ada produk aksesoris, meja tamu hingga standing mirror, dengan harga yang variatif.

"Harga yang paling murah aksesoris Rp 20 ribu sampai Rp 4 jutaan. Ya bisa lebih mahal lagi, kalau misal pesannya custom. Contoh, ada produk namanya meja tamu LINA, itu dimanfaatkan bisa menyimpan stoples, tempat tisu dan lain-lain. Jadi, mereka bisa langsung ambil tisu dari meja itu. Ada meja rias yang banyak bagian tempatnya. Yang paling banyak dibeli itu meja tamu LINA yang harganya Rp 1,5 juta. Ada juga yang sempat ngetren dan viral di TikTok itu standing mirror yang harganya Rp 1,9 juta," ujarnya.

Kebanyakan produk Decorunic menggunakan bahan plywood berkualitas. Bahan kayu, seperti kayu mahoni itu hanya dipakai untuk beberapa bagian pendukung saja. Wahyu juga sempat mengatakan hal itu memang agak anomali dari furniture Jepara, yang rata-ratanya memakai bahan kayu.

Pria asal Jepara itu mengaku modal awal membangun bisnis ini adalah dari uang pribadi dari gaji yang disisihkan, dan juga modal patungan dengan sahabatnya. Jumlahnya sekitar Rp 5 jutaan, itu sudah termasuk untuk bahan dan juga produksi.

Wahyu juga membeberkan di sebulan pertama bisnisnya itu, ia hanya mendapatkan omzet sebesar Rp 700 ribu. Namun, kini dirinya berhasil mendapatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

"Sebulan pertama omzet cuma dapat Rp 700 ribu, itu April 2018 awal. Awal bulan sampai akhir bulan cuma dapet segitu. Jenjang 5 tahun, sekarang udah dapat sekitar Rp 350-450 juta kotornya per bulan," ungkapnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT