Kisah Hewlett dan Packard, Pendiri HP yang Mulai Bisnis di Garasi

ADVERTISEMENT

Kisah Inspiratif

Kisah Hewlett dan Packard, Pendiri HP yang Mulai Bisnis di Garasi

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 07 Jul 2022 07:45 WIB
William Redington Hewlett dan David Packard
William Redington Hewlett dan David Packard/Foto: HP
Jakarta -

Siapa yang tidak tahu merek elektronik HP? Uniknya, pendiri dari merek itu merupakan dua sekawan yang menjadi kepanjangan dari HP Company, yakni Hewlett-Packard.

Kini, Hewlett-Packard Company (HP) menjadi salah satu perusahaan komputer terbesar di dunia. Sebagai salah satu perusahaan ternama, HP bernilai US$ 31,96 miliar atau Rp 478,4 triliun.

Dikutip dari Reference for Business, Rabu (6/7/2022), pendiri HP William Hewlett dan David Packard membangun bisnis bermula dari sebuah garasi rumah Packard. Lokasi tepatnya di Palo Alto, California.

William Hewlett dan David Packard merupakan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Stanford. Hewlett dilahirkan pada 20 mei 1913 di Ann Arbor wilayah Michigan, Amerika Serikat (AS). Sedangkan Packard lahir di Pueblo, Colorado, AS.

Mereka membangun bisnis mulanya didorong oleh dosennya yakni Profesor Frederick Terman. Maka dibangun bisnis mereka yang beroperasi hanya di garasi rumah itu.

Modal yang mereka gunakan untuk membangun bisnis kala itu sebesar US$ 538. Produk yang dibuat keduanya kala itu tidak langsung membuat komputer atau laptop, tetapi osilator audio, hingga mesin yang digunakan untuk menguji peralatan suara.

Sebelum resmi menjadi sebuah perusahaan, produk sekawan itu bahkan sudah dipakai oleh Walt Disney Studios. Mereka membuat delapan osilator untuk mengembangkan dan menguji sistem suara baru untuk film animasi Fantasia.

Kemudian, pada 1 Januari 1939 keduanya sepakat meresmikan perusahaannya dengan nama belakang mereka. Lucunya, keduanya menentukan urutan nama mereka sebagai nama perusahaan dengan melempar koin. Momen itu dimenangkan oleh Hewlett, makanya nama perusahaan HP kepanjangan dari Hewlett dan Packard.

Berjalannya waktu, dengan fokus memproduksi elektronik berbasis suara, perusahaan berkembang dengan pesat. Bahkan usai perang dunia ke-II, keduanya memanfaatkan situasi untuk mendorong sektor elektronik saat itu khususnya di bidang pertahanan dan industri.

Hewlett dan Packard bagi tugas. Cek halaman berikutnya.

Saat itu, dua sekawan itu sepakat untuk membagi tugas. Hewlett akan memimpin pengembangan teknologi, dan Packard akan bertanggung jawab atas manajemen. Berkembang pesat, pada tahun 1950 perusahaan memiliki 70 produk, 143 karyawan, dan pendapatan sebesar US$ 2 juta.

Bertahun-tahun kemudian, tepatnya pada bulan November 1957 Hewlett-Packard menawarkan saham kepada publik untuk pertama kalinya. Saat itu, mereka juga memindahkan usahanya ke kompleks yang lebih besar di Stanford Research Park.

Kemudian, perusahaan memperoleh pengakuan publik yang lebih luas ketika terdaftar di bursa saham Pasifik dan New York pada tahun 1961. HP juga masuk daftar perusahaan ternama di Fortune 500 setahun kemudian atau 1962.

Hewlett dan Packard mulai mengembangkan kalkulator dan komputer antara 1966 dan 1970-an. Hewlett-Packard mengembangkan komputer pada tahun 1966. Komputer pertama yang diproduksi tipe HP-2116A yang dikembangkan secara khusus untuk kontrol produksi HP sendiri.

Hewlett-Packard memperkenalkan komputer pribadi (personal computer/PC) pertamanya, tipe HP-85, pada tahun 1980. HP memperkenalkan sejumlah produk lain, termasuk workstation teknis HP9000 pada 1982, PC layar sentuh HP150, printer inkjet HP ThinkJet pada 1984.

Tidak hanya itu, diperkenalkan juga printer HP LaserJet. Printer ini menjadi produk yang sukses dan fenomenal, bahkan mendominasi pasar printer segera setelah debutnya tahun 1984.

Mengikuti tren yang berkembang di industri pemrosesan informasi pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, HP menjalin aliansi dengan sejumlah perusahaan yang sebelumnya menjadi pesaing. Ini termasuk Hitachi, sebuah perusahaan microchip; Canon, yang menyediakan mesin untuk lini printer laser terlaris HP; dan 3Com, di mana HP memiliki perjanjian pemasaran dan penelitian.

Kesuksesan dan kemajuan perusahaan terus bergulir, meski kedua pendiri HP telah tiada. David Packard meninggal pada 26 Maret 1996 di Stanford, California, AS. Sementara Hewlett meninggal pada 12 Januari 2001 di Palo Alto, California.

Meski begitu, hingga saat ini perusahaan HP (Hewlett-Packard Company) berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan produsen teknologi terbesar di dunia. Produk utamanya adalah komputer dan juga mesin cetak atau printer. Berbagai model dan tipe laptop juga menjadi pilihan masyarakat di dunia.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT