Kisah Eddy Sariaatmadja, Konglomerat Stasiun TV yang Dulunya Jualan Komputer

ADVERTISEMENT

Kisah Eddy Sariaatmadja, Konglomerat Stasiun TV yang Dulunya Jualan Komputer

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 07:00 WIB
Eddy Sariaatmadja
Foto: Eddy Sariaatmadja (Istimewa/Emtek)
Jakarta -

Konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja ternyata dulunya bukan berbisnis di sektor media. Diketahui perusahaannya dahulu bernama PT Elang Mahkota Komputer merupakan distributor komputer dengan merek Compaq.

PT Elang Mahkota Komputer didirikan tahun 1983. Kemudian, pada tahun 1997 PT Elang Mahkota Komputer berganti nama menjadi PT Elang Mahkota Teknologi atau lebih dikenal Emtek.

Terkenal sebagai konglomerat stasiun TV di Indonesia, mengutip dari Forbes Real Time Net Worth, harta kekayaan Eddy saat ini US$ 1,6 miliar atau setara Rp 25 triliun (kurs Rp 15.700). Angka itu secara realtime tercatat per 30 November 2022.

Dalam catatan detikcom pada Juni 2022 lalu, pria kelahiran Jakarta, 23 Agustus 1953 ini berstatus sebagai orang terkaya di Indonesia urutan ke-11. Urutan itu turun dari sebelumnya dia sempat duduk di kursi 10 besar. Ia juga sempat menduduki peringkat ke-20 orang terkaya se-Indonesia tahun 2020.

Kini Grup Emtek mengelola sejumlah stasiun televisi besar Tanah Air. Elang Mahkota Teknologi (EMTK) merupakan pengendali dari Surya Citra Media (SCMA), perusahaan yang bergerak dalam industri multimedia, hiburan, dan komunikasi.

Emtek mengambil alih kepemilikan saham PT Surya Citra Televisi (SCTV) pada tahun 2002, melalui PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Perusahaannya itu saat ini telah menguasai tiga saluran TV Indonesia, SCTV, Indosiar dan O Channel.

Bisnis Eddy juga bukan hanya di bidang media. Melalui perusahaannya, Eddy diketahui menjalin kolaborasi dengan Ant Financial Alibaba untuk membangun dompet digital Dana. Pada tahun 2021 Emtek bermitra dengan konglomerasi Salim Group di Indonesia untuk memperluas bisnis digitalnya.

Selain televisi, Eddy juga ikut menguasai pangsa pasar di segmen industri media lainnya, termasuk layanan streaming lewat Vidio dan media cetak dan online di bawah bendera Liputan 6.

Untuk jenjang pendidikannya, Eddy mendapatkan gelar Bachelor of Engineering dari Universitas New South Wales, Sydney, Australia, pada tahun 1978. Kemudian meraih gelar Master of Science in Engineering serta gelar Doctor Honoris Causa dari universitas yang sama masing-masing pada tahun 1980 dan 2014.

Saat ini Eddy merupakan Komisaris Utama PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) sejak Agustus 2003. Selain itu, dia juga tergabung dalam Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Emtek. Demikian dikutip dari website resmi Emtek.

Sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Surya Citra Televisi (2001-2021). Kemudian, Komisaris Utama PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (2009-2011), Direktur Utama PT PP London Sumatra Tbk (2007-2009), dan Komisaris PT Australian Guarantee Corporation (1983-1993).

(ada/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT