Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 19 Apr 2018 11:57 WIB

Boy Thohir Sebar Virus Wirausaha ke Pesantren hingga PAUD

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy/detikcom Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Pengusaha nasional, Garibaldi 'Boy' Thohir memiliki keinginan membantu seluruh masyarakat miskin untuk memperbaiki perekonomiannya. Itulah mengapa dia selalu ingin menambah perusahaan yang dimilikinya.

Bahkan dia merasa saat ini jumlah perusahaan yang dia dirikan masih belum cukup. Padahal dia sudah memiliki saham di puluhan perusahaan berbagai bidang, mulai dari pertambangan, pembiayaan, investasi hingga properti.

"Saya sebagai pengusaha memang tujuan utama saya adalah saya ingin usaha saya sukses. Akan tetapi bukan melulu karena uang, dalam arti, paling tidak saya bisa membuat lapangan kerja, sehingga bisa berkontribusi," tuturnya saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (18/4/2018).


Boy memperkirakan, jumlah karyawan yang ada di perusahaan-perusahaannya jika ditotal bisa mencapai 100 ribu orang. Namun dia merasa itu belum cukup.

Terbesitlah di pikirannya untuk menularkan bakatnya menjadi pengusaha kepada banyak masyarakat Indonesia. Boy membidik para santri di pesantren melalui pendidikan vokasi hingga anak balita melalui PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

"Saya sering keliling pesantren, saya bilang ke kyai atau guru di sana, santri-santri kita tolong diajarkan berwirausaha. Jadi mereka bukan hanya dibekali ilmu agama tapi juga ilmu dunia. Nabi Muhammad SAW saja berbisnis," kata Boy.



Sementara untuk PAUD merupakan kegiatan sosial yang dia lakukan. Boy telah mendirikan puluhan PAUD di wilayah Kalimantan.

PAUD buatannya menekankan pendidikan pembentukan karakter pribadi sedini mungkin. Menariknya, dia menyisipkan pelajaran tentang wirausaha kepada anak-anak balita.

"Sekarang sudah ada puluhan PAUD. Dalam 5 tahun ke depan saya ingin bangun ratusan PAUD di Kalteng dan Kalsel. Saya ingin berkontribusi dari wilayah tempat usaha saya," tambahnya.

Semantara dalam kegiatan sosial lainnya, Boy memilih untuk membangun masjid diberbagai tempat. Saat ini dia telah membangun 1 masjid di dekat tambang milik Adaro di Kalimantan dan 1 masjid di Los Angeles, Amerika Serikat tempat dia kuliah dulu.



Sementara saat ini dia sedang membangun masjid megah di Cimanggis, Depok yang bernama At Thohir. Masjid tersebut didirikan di atas lahan seluas 1 ha dengan luas bangunan 2.500 meter persegi dan mampu menampung jamaah hingga 1.000 orang.

"Saya bangun masjid karena saya punya janji dengan Almarhum ayah saya," tutupnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com