Kemudian periode Maret 2013 jumlah orang miskin di perkotaan tercatat 10,33 juta menurun dibandingkan periode Maret 2012, persentasenya 8,39%. Lalu untuk penduduk miskin di wilayah pedesaan tercatat 17,74 juta orang dengan persentase 14,32%.
Memasuki Maret 2014 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat naik yakni menjadi 10,51 juta dengan persentase 8,39%. Untuk penduduk miskin di pedesaan 17,77 juta dengan persentase 14,17%.
Lalu pada Maret 2015 penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,65 juta tercatat mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Persentase penduduk miskin di perkotaan tercatat 8,29%. Kemudian untuk penduduk miskin di pedesaan 17,94 juta dengan persentase 14,21%.
Selanjutnya pada Maret 2016 jumlah penduduk miskin perkotaan tercatat 10,34 juta orang dengan persentase 7,79%. Kemudian untuk penduduk miskin di pedesaan sebesar 17,28 juta orang dengan persentase 14,11%.
Pada Maret 2017 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,67 juta dengan persentase 7,72%. Sementara itu untuk penduduk miskin di pedesaan tercatat 17,10 juta dengan persentase 13,93%.
Dari data juga disebutkan jumlah orang miskin di daerah perkotaan tercatat 10,14 juta turun 128,2 ribu orang dibandingkan periode September 2017 sebesar 10,27 juta. Sementara itu di daerah perdesaan turun sebanyak 505 ribu orang (dari 16,31 juta orang pada September 2017 menjadi 15,81 juta orang pada Maret 2018).
Sedangkan dari segi persentase penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat 7,02% lebih rendah dibanding periode September 2017 sebesar 7,26%. Sementara itu, persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2017 sebesar 13,47%, turun menjadi 13,20% pada Maret 2018.
Klik selanjutnya