Curhat Pengusaha Truk Dihantam Perang Dagang hingga Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 17 Apr 2020 16:35 WIB
Kemenhub mengimbau truk untuk tidak melewati Tol Jakarta-Cikampek. Terbukti, hari ini masih saja ada truk yang melintas.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pengusaha truk logistik curhat dihantam bertubi-tubi oleh keadaan, mulai dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, kini terpuruk karena pandemi virus Corona (COVID-19).

Bisnis truk pengangkut barang amat bergantung dengan geliat perekonomian. Jika ekonomi berjalan lancar maka aktivitas pengangkutan barang bakal mujur. Sebaliknya, jika ekonomi tertekan maka kegiatan pengangkutan barang bakal menurun.

"Kalau kita lihat yang terjadi di trucking ini bahwa gelombang yang datang ke pengusaha truk ini mulai dari adanya perang dagang AS dengan China. Kemudian adanya penyetopan operasional truk semasa Tahun baru, Lebaran, penurunan pekerjaan karena COVID-19 di China, dan seterusnya sampai sekarang," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan dalam diskusi online melalui saluran YouTube, Jumat (17/4/2020).


Dia bahkan belum bisa membayangkan bagaimana nasib pengusaha truk ke depannya. Terlebih dia memperkirakan dampak COVID-19 baru dimulai.

"Lalu bagaimana dengan trucking ke depan? Nah ini kita lihat, sejauh mana sebetulnya dampak COVID-19 ini terhadap industri dan berapa lama. Ini belum ada satu jawaban. Tapi kalau saya prediksi bahwa kita ini baru mulai," jelasnya.

Di samping itu, para pengemudi truk juga dihadapkan pada ancaman secara langsung oleh virus Corona.

"Logistik ini dalam situasi apapun harus tetap jalan. Nah ini lah persoalan yang kita hadapi, di mana kita hadapi rintangan ataupun ancaman atau bahaya di jalan terhadap COVID-19 ini terhadap pengemudi-pengemudi kita," tambahnya.



Simak Video "Tergelincir Saat Hujan, Truk Pengangkut Ikan Nyemplung ke Sawah"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)